16 Tanaman Dapur yang Bisa Tumbuh dari Biji Buah yang Biasanya Dibuang, Hemat dan Mudah Dicoba

Dari markisa sampai nangka, kenali tanaman dapur yang bisa tumbuh dari biji buah yang biasanya dibuang dan tips merawatnya agar subur.

Diterbitkan 27 September 2026, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman dapur yang bisa tumbuh dari biji buah yang biasanya dibuang kini makin diminati sebagai cara berkebun hemat di rumah. Melansir dari Food Revolution Network, sisa biji dan bonggol buah yang selama ini berakhir di tempat sampah sebenarnya masih menyimpan potensi besar untuk tumbuh menjadi tanaman baru meskipun banyak orang menganggap sisa makanan seperti biji buah sebagai sampah, bagian tersebut sebenarnya bisa memiliki kehidupan kedua.

Fenomena ini menarik perhatian karena hampir setiap orang memiliki biji buah tersebut setiap hari tanpa menyadari nilainya. Dari alpukat hingga markisa, banyak biji yang selama ini dibuang justru bisa disemai kembali dengan cara yang sederhana dan tanpa alat khusus.

Selain hemat biaya belanja tanaman, kebiasaan ini turut mengurangi sampah organik rumah tangga yang menumpuk setiap hari. Kabar baiknya, sebagian besar caranya tidak memerlukan keahlian berkebun yang rumit maupun lahan yang luas.

Berikut adalah tanaman dapur yang bisa tumbuh dari biji buah yang biasanya dibuang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (27/9/2026).

1. Alpukat

Biji alpukat yang biasanya langsung dibuang setelah dagingnya dimakan sebenarnya mudah disemai. Caranya, cuci bersih biji dari sisa daging buah, lalu bungkus dengan tisu dapur lembap dan simpan dalam wadah tertutup di tempat hangat. Akar biasanya mulai muncul dalam dua hingga tiga minggu setelah proses ini dimulai. Setelah akar dan tunas cukup kuat, biji bisa dipindah ke media tanam berupa pot berisi tanah gembur.

2. Mangga

Biji mangga yang keras di bagian tengah buah ternyata menyimpan calon tanaman di dalamnya. Bersihkan sisa daging buah pada cangkang biji, keringkan beberapa hari, lalu buka cangkang secara hati-hati untuk mengeluarkan biji sebenarnya. Menurut Robert Paull, pakar buah tropis dari University of Hawaii, melepas lapisan cangkang berserat yang membungkus biji mangga dapat mempercepat proses perkecambahannya secara signifikan. Biji yang dibungkus tisu lembap biasanya bertunas dalam dua hingga tiga minggu.

 

3. Pepaya

Biji pepaya yang berbentuk bulat kehitaman di rongga tengah buah kerap dibuang begitu saja, padahal mudah ditanam. Melansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, biji pepaya sebaiknya direndam semalaman dalam air hangat kuku, diambil yang tenggelam, lalu dicuci bersih sebelum disemai dalam kantong plastik berisi udara agar kelembapannya terjaga. Proses ini membuat biji berkecambah lebih cepat dan seragam.

4. Lemon

Biji lemon dari perasan air jeruk sehari-hari bisa disemai menjadi tanaman hias sekaligus penghasil buah. Cuci biji hingga bersih dari lendir, lalu langsung semai dalam media tanam lembap karena biji jeruk tidak boleh sampai kering. Umumnya tunas pertama muncul dalam satu hingga tiga minggu, dan tanaman ini bisa dirawat sebagai tanaman pot indoor selama bertahun-tahun sebelum berbuah.

5. Jeruk

Sama seperti lemon, biji jeruk manis maupun jeruk mandarin yang tersisa dari buah segar bisa disemai kembali. Rendam biji semalaman agar lapisan kulit luarnya melunak, kemudian tanam di media yang gembur dan jaga kelembapannya secara konsisten. Tanaman jeruk dari biji cenderung tumbuh lambat, tetapi cocok dijadikan tanaman hias meja dengan daun hijau mengkilap.

6. Tomat

Biji tomat yang menempel pada daging buah saat memasak sebenarnya bisa langsung disemai setelah dibersihkan dari lendir dan dikeringkan. Cukup taburkan pada media tanam gembur, jaga kelembapan tanah, dan letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari cukup. Tunas biasanya muncul hanya dalam beberapa hari hingga dua minggu, sehingga cocok untuk pemula yang baru belajar berkebun.

7. Cabai

Biji cabai maupun paprika yang dibuang saat memasak menyimpan potensi tumbuh yang tinggi. Satu buah paprika bahkan bisa menyimpan hingga sekitar 200 biji, sehingga meski beberapa gagal tumbuh, masih banyak sisa untuk disemai. Keringkan biji terlebih dahulu selama satu hingga dua hari sebelum ditanam di media tanam lembap dan hangat.

8. Labu Kuning

Biji labu kuning yang biasanya dibuang saat membuat sup atau kolak bisa dicuci bersih dari serat buah, dikeringkan, lalu langsung disemai di tanah gembur. Tanaman ini butuh ruang tumbuh yang cukup luas karena batangnya menjalar, sehingga cocok ditanam di halaman atau pot besar dengan penyangga rambatan.

9. Semangka

Biji semangka yang berwarna hitam di antara daging buah manis ini juga bisa disemai kembali. Menurut petani asal Tennessee, Kenneth Hardee, biji semangka akan tumbuh menjadi tanaman semangka bila dirawat dengan tepat, meski buah yang dihasilkan belum tentu identik dengan induknya karena kebanyakan semangka komersial berasal dari bibit hibrida. Biji perlu disemai di media hangat dan lembap sebelum dipindah ke lahan terbuka.

10. Melon

Biji melon yang berlendir di rongga tengah buah sebaiknya dibersihkan dan difermentasi sebentar dalam air agar lapisan lendirnya lepas, mirip cara mengolah biji tomat. Setelah kering, biji siap disemai di media gembur dengan sinar matahari penuh. Tanaman melon membutuhkan ruang menjalar yang luas agar bisa berbuah optimal.

11. Markisa

Biji markisa yang biasanya ikut terbuang bersama sisa saringan jus ternyata memiliki tingkat pertumbuhan yang baik jika diproses dengan benar. Sebuah panduan dari University of Florida IFAS Extension menjelaskan bahwa biji markisa yang telah diampelas tipis kulit luarnya biasanya mulai berkecambah dalam sepuluh hingga dua puluh hari setelah disemai. Sebelum disemai, biji sebaiknya direndam air hangat semalaman agar cangkangnya melunak.

12. Jambu Biji

Biji jambu biji yang keras dan kecil ternyata bisa tumbuh menjadi pohon baru meski prosesnya perlu sedikit trik. Merendam biji dalam air mendidih selama sekitar lima menit atau merendamnya dalam air biasa selama dua minggu dapat membantu melunakkan cangkang biji sehingga proses berkecambah lebih cepat. Setelah itu, biji bisa langsung disemai di media tanam lembap.

13. Apel

Biji apel dari buah yang biasa dikonsumsi juga menyimpan calon tanaman baru. Cuci bersih biji, keringkan sebentar, lalu semai di media tanam yang gembur dan sejuk karena tanaman apel umumnya lebih cocok tumbuh di iklim yang tidak terlalu panas. Tanaman ini bisa dijadikan tanaman hias pot selagi menunggu pertumbuhannya lebih besar.

14. Anggur

Sebagian varietas anggur, terutama yang masih berbiji, bisa disemai dari bijinya langsung. Bersihkan biji dari sisa daging buah, keringkan, lalu simpan di tempat sejuk selama beberapa minggu sebelum disemai untuk memecah masa dormansinya. Proses ini membuat biji lebih siap berkecambah saat akhirnya ditanam di media tanam biasa.

15. Sirsak

Biji sirsak yang berwarna hitam mengkilap dan sering dibuang saat menikmati buahnya bisa langsung disemai setelah dicuci bersih dari daging buah. Rendam sebentar dalam air hangat untuk mempercepat penyerapan air, lalu tanam di media gembur dan jaga kelembapannya. Tanaman ini termasuk cukup mudah tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia.

16. Nangka

Biji nangka yang biasanya disisihkan setelah daging buahnya dinikmati justru merupakan salah satu biji buah dapur yang paling mudah ditanam ulang di halaman rumah. Cuci bersih biji dari getah, keringkan sehari, lalu semai langsung di tanah gembur dengan posisi agak miring. Tanaman nangka dari biji tumbuh cukup cepat dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca tropis.

Tabel Ringkasan Bagian Biji dan Estimasi Waktu Tumbuh

Tanaman Bagian yang Ditanam Estimasi Waktu Berkecambah
Alpukat Biji utuh 2–6 minggu
Mangga Biji dalam cangkang 2–3 minggu
Pepaya Biji dari rongga buah 2–4 minggu
Lemon Biji dari perasan 1–3 minggu
Jeruk Biji dari buah segar 1–3 minggu
Tomat Biji dari daging buah 5–14 hari
Cabai Biji kering dari buah 1–2 minggu
Labu Kuning Biji dari rongga buah 1–2 minggu
Semangka Biji dari daging buah 1–2 minggu
Melon Biji difermentasi 1–2 minggu
Markisa Biji yang diampelas tipis 10–20 hari
Jambu Biji Biji yang direndam 3–5 minggu
Apel Biji dari buah segar 2–4 minggu
Anggur Biji yang disimpan dingin 3–6 minggu
Sirsak Biji dari daging buah 2–4 minggu
Nangka Biji dari daging buah 2–3 minggu

Tips Merawat Tanaman dari Biji Agar Tumbuh Optimal

Agar biji-biji tersebut berhasil tumbuh, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, selalu gunakan biji dari buah yang benar-benar matang karena biji dari buah mentah biasanya belum siap berkecambah. Kedua, jaga kelembapan media tanam secara konsisten tanpa membuatnya tergenang air agar biji tidak membusuk.

Ketiga, tempatkan biji yang baru disemai di area hangat dengan cahaya tidak langsung terlebih dahulu, baru dipindahkan ke area bercahaya penuh setelah tunas cukup kuat.

Terakhir, bersihkan sisa daging buah pada biji sebelum disemai untuk mencegah tumbuhnya jamur yang bisa menghambat pertumbuhan.

Manfaat Menanam dari Sisa Dapur bagi Lingkungan dan Dompet

Kebiasaan menanam kembali biji buah dapur memberi manfaat ganda. Dari sisi lingkungan, kebiasaan ini membantu mengurangi volume sampah organik rumah tangga yang jika menumpuk di tempat pembuangan akhir justru menghasilkan gas metana penyumbang emisi rumah kaca.

Dari sisi ekonomi, kebiasaan ini memungkinkan siapa saja memiliki tanaman hias maupun calon pohon buah tanpa perlu mengeluarkan biaya membeli bibit. Bagi pemula, aktivitas ini juga menjadi cara sederhana untuk belajar berkebun sambil mengisi waktu luang di rumah.

Pertanyaan Seputar Tanaman Dapur dari Biji Buah

1. Apakah semua biji buah dari pasar bisa langsung tumbuh?

Sebagian besar bisa, tetapi tidak semua akan tumbuh identik dengan buah induknya, terutama pada buah hasil persilangan atau varietas hibrida seperti semangka dan melon tertentu. Meski begitu, biji tersebut tetap bisa tumbuh menjadi tanaman hias yang sehat.

2. Berapa lama biasanya biji buah mulai berkecambah?

Waktu berkecambah bervariasi tergantung jenis buahnya, mulai dari beberapa hari untuk tomat hingga beberapa minggu untuk alpukat dan anggur. Faktor suhu, kelembapan, dan kesegaran biji sangat memengaruhi kecepatan tumbuhnya.

3. Apakah tanaman dari biji buah ini bisa berbuah di rumah?

Bisa, meski sebagian jenis seperti alpukat dan mangga membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya berbuah, dan hasilnya belum tentu identik dengan buah asal biji. Untuk jenis tanaman semusim seperti tomat dan cabai, waktu berbuahnya jauh lebih singkat.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6