Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan apakah boleh bermain HP di pesawat hampir selalu muncul setiap kali kita bersiap terbang. Jawaban singkatnya boleh, asalkan kamu mengikuti aturan yang berlaku. Ponsel kini menjadi kebutuhan harian yang sulit dilepaskan, termasuk saat bepergian. Namun di ketinggian ribuan kaki, ada ketentuan keselamatan yang wajib kamu patuhi.
Kunci utamanya terletak pada mode pesawat yang menonaktifkan sinyal seluler. Dengan memahaminya, kamu tidak perlu lagi bingung apakah boleh bermain HP di pesawat atau tidak.
Mengutip Popular Science, garis resmi otoritas penerbangan Amerika Serikat sampai kini tetap menyatakan bahwa sinyal ponsel berpotensi mengganggu peralatan komunikasi dan navigasi pesawat. Karena itulah, mengaktifkan mode pesawat masih menjadi standar keselamatan di banyak penerbangan dunia.
Advertisement
Apakah Boleh Bermain HP di Pesawat? Ini Penjelasan Aturannya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349851/original/071456700_1789547288-Gemini_Generated_Image_urdxl8urdxl8urdx.jpg)
Jawaban praktisnya, kamu boleh menggunakan HP di pesawat, tetapi tidak dalam kondisi terhubung ke jaringan seluler. Sebagian besar maskapai mengizinkan penumpang memakai ponsel selama perangkat berada dalam mode pesawat (airplane mode). Jadi, kegelisahan soal apakah boleh bermain HP di pesawat sebenarnya bermuara pada satu hal, yaitu mengaktifkan mode pesawat.
Secara sederhana, mode pesawat adalah pengaturan yang menonaktifkan seluruh transmisi radio pada ponsel, mulai dari sinyal seluler, Wi-Fi, sampai Bluetooth. Dengan satu ketukan, ponselmu tak lagi bisa menelepon, mengirim SMS, atau mengakses internet lewat jaringan operator. Kabar baiknya, kamu tetap bisa memutar film yang sudah diunduh, mendengarkan musik, membuka dokumen, atau memotret pemandangan dari jendela.
Dilansir dari US Department of Transportation, ponsel berbeda dari perangkat elektronik lain di pesawat karena berpotensi mengganggu jaringan seluler di darat, sehingga pada 1991 FCC menerbitkan aturan yang melarang penggunaan ponsel tertentu saat pesawat mengudara. Di dalam negeri, aturannya juga tegas. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, khususnya Pasal 54 dan Pasal 412, mengatur bahwa penggunaan perangkat elektronik yang berpotensi mengganggu navigasi bisa dikenai sanksi hingga denda Rp 200.000.000 atau kurungan penjara.
Meski aturan terdengar menyeramkan, banyak ahli menegaskan bahwa satu ponsel tidak akan membuat pesawat jatuh. Dan Bubb, profesor di University of Nevada, Las Vegas sekaligus mantan pilot maskapai, dikutip dari Newsweek menyatakan, "Alasan kami meminta penumpang mengaktifkan mode pesawat pada ponsel adalah karena ponsel berpotensi mengganggu radio altimeter."
Advertisement
Alasan HP Wajib dalam Mode Pesawat Selama Penerbangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1358538/original/028283500_1475051690-airplane-mode03.jpg)
Kenapa sih HP harus dalam mode pesawat? Ada beberapa alasan praktis yang perlu kamu tahu, mulai dari keselamatan sampai kenyamanan bersama di kabin. Berdasarkan studi yang dipimpin Federal Aviation Administration (FAA) pada 2012, muncul bukti anekdotal dari berbagai maskapai dunia yang menunjukkan penggunaan ponsel tidak menciptakan interferensi dan tidak berdampak pada keselamatan. Walau begitu, regulasi tetap dipertahankan atas dasar prinsip kehati-hatian, karena dunia penerbangan selalu meletakkan keselamatan di atas segalanya.
- Mencegah interferensi elektromagnetik. Perangkat elektronik bisa memancarkan sinyal pada pita frekuensi yang sama dengan sistem komunikasi dan navigasi pesawat sehingga memicu interferensi elektromagnetik.
- Melindungi radio altimeter. Instrumen ini mengukur ketinggian pesawat dan sangat vital, terutama saat pendaratan dengan panduan instrumen.
- Menghindari dengung di headset pilot. Ponsel yang terus mencari menara seluler di ketinggian memancarkan sinyal yang bisa menimbulkan bunyi berdengung atau berderak di headset kokpit.
- Mengurangi beban jaringan seluler di darat. Saat terhubung selama penerbangan, ponsel terus mencari antena di darat dan dari ketinggian bisa "melihat" beberapa menara sekaligus, menciptakan koneksi yang tak dirancang jaringan seluler.
- Menghemat baterai. Ponsel yang aktif akan terus memburu menara tanpa henti, memancarkan sinyal, dan menguras baterai.
- Menjaga kepatuhan hukum. Hukum federal mewajibkan penumpang mengikuti instruksi awak pesawat, termasuk mengaktifkan mode pesawat.
Soal ketelitian sistem ini, Shawn Pruchnicki, profesor di Center for Aviation Studies, The Ohio State University, dikutip dari USA Today menjelaskan, "Yang benar-benar penting adalah saat mendarat, terutama saat pendaratan dengan instrumen. Sinyal-sinyal itu sangat presisi."
Kapan HP Boleh dan Tidak Boleh Digunakan di Pesawat?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326721/original/098962300_1787034638-01M09G3BPWD2HN3NAR9SKYTR41.jpg)
Aturan mainnya sebenarnya sederhana kalau kamu paham fase penerbangan. Berikut panduan praktis kapan ponsel boleh dan tidak boleh kamu nyalakan di udara. Sebagaimana disampaikan European Union Aviation Safety Agency (EASA), sejak 2014 maskapai di Eropa sudah boleh mengizinkan penumpang memakai perangkat elektronik portabel sepanjang penerbangan setelah melewati proses penilaian keselamatan, bahkan tanpa harus dalam mode pesawat. Meski begitu, di banyak negara termasuk Indonesia, mode pesawat masih menjadi standar yang wajib diikuti.
- Saat boarding dan masih di darat. Umumnya ponsel masih boleh menyala normal sampai pintu pesawat ditutup, tapi tetap ikuti pengumuman kru.
- Saat lepas landas (take-off). Ini fase kritis, ponsel wajib dalam mode pesawat dan perhatianmu sebaiknya tertuju pada instruksi keselamatan.
- Saat ketinggian jelajah (cruising). Setelah pesawat stabil, kamu biasanya boleh memakai ponsel dengan mode pesawat tetap aktif;Â sebagian maskapai menyediakan Wi-Fi berbayar, sementara jaringan seluler tetap tidak diizinkan.
- Saat mendarat (landing). Kembali aktifkan mode pesawat dan simpan perangkat bila diminta, karena fase ini sama kritisnya dengan lepas landas.
- Setelah mendarat. Kamu boleh menonaktifkan mode pesawat dan kembali terhubung ke jaringan seluler sesuai izin awak kabin.
Advertisement
Aturan Bermain HP di Pesawat di Berbagai Negara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349014/original/032714200_1789467545-pexels-zh-ru-11105400.jpg)
Ternyata, kebijakan soal bermain HP di pesawat tidak seragam di setiap negara. Di Amerika Serikat, FCC melarang penggunaan jaringan seluler di udara sejak 1991 dengan alasan interferensi terhadap jaringan darat, sementara FAA tetap mewajibkan penumpang mengaktifkan mode pesawat sepanjang penerbangan.
Eropa justru bergerak lebih maju. Merujuk laporan Lonely Planet, pada akhir 2022 Uni Eropa mengumumkan maskapai boleh menyediakan teknologi 5G di pesawat, dan negara anggota diberi tenggat 30 Juni 2023 untuk menyiapkan frekuensinya.
Layanan ini memakai perangkat khusus bernama picocell yang menghubungkan jaringan di pesawat ke jaringan darat melalui satelit. Thierry Breton, Komisaris Pasar Internal Uni Eropa, dikutip dari Komisi Eropa menyatakan, "5G akan menghadirkan layanan inovatif dan peluang pertumbuhan bagi perusahaan Eropa. Langit bukan lagi batas bagi konektivitas super-cepat."
Lalu kenapa Eropa berani? Kuncinya ada pada perbedaan frekuensi. Frekuensi 5G untuk penerbangan (sekitar 5 GHz) berbeda dari frekuensi yang dipakai untuk menerbangkan pesawat (4,2-4,4 GHz), sehingga peluang interferensinya sangat kecil. Dai Whittingham, chief executive UK Flight Safety Committee, dikutip dari Forbes mengatakan, "Prospek interferensinya jauh lebih kecil. Kami memakai frekuensi berbeda untuk 5G dengan pengaturan daya lebih rendah dari AS."
Meski demikian, otoritas Eropa tetap memantau potensi gangguan 5G di darat terhadap radio altimeter pesawat, meski sampai kini tidak ditemukan kondisi yang tidak aman di wilayah udara mereka. Intinya, sebelum terbang, cek dulu kebijakan maskapai dan negara tujuanmu. Jangan berasumsi semua penerbangan punya aturan sama supaya kamu tidak salah langkah soal bermain HP di pesawat.
Tips Aman dan Nyaman Bermain HP di Pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345432/original/047269400_1789031822-suhyeon-choi-tTfDMaRq-FE-unsplash.jpg)
Biar perjalananmu tetap nyaman, ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu terapkan saat ingin bermain HP di pesawat tanpa melanggar aturan. Sebagai catatan yang menenangkan, sampai saat ini tidak ada satu pun kecelakaan pesawat yang terbukti disebabkan oleh penggunaan ponsel penumpang. Jadi, aturan ini lebih banyak bicara soal pencegahan risiko dan kenyamanan bersama ketimbang ancaman langsung yang nyata.
- Aktifkan mode pesawat sejak awal. Nyalakan begitu kamu duduk dan biarkan aktif sampai kru mengizinkan sebaliknya.
- Siapkan konten offline. Unduh dulu film atau acara TV sebelum berangkat supaya tetap terhibur meski tanpa internet.
- Manfaatkan Wi-Fi onboard. Bila maskapai menyediakannya, aktifkan Wi-Fi sambil tetap dalam mode pesawat; layanan ini biasanya berbayar dan kecepatannya terbatas.
- Isi penuh baterai dan bawa power bank. Terutama untuk penerbangan jarak jauh, karena tidak semua kursi punya colokan.
- Pakai headphone, hindari speaker. Dengarkan audio lewat headphone dan jaga volume agar tidak mengganggu penumpang lain.
- Hindari menelepon. Sekalipun Wi-Fi mendukung panggilan suara, sebaiknya urungkan demi kenyamanan kabin.
- Atur kecerahan layar. Turunkan brightness pada penerbangan malam agar tidak mengganggu penumpang yang beristirahat.
- Selalu ikuti arahan awak kabin. Instruksi kru adalah prioritas utama di atas kenyamanan pribadimu
Soal larangan menelepon, Henry Harteveldt, presiden Atmosphere Research Group, dikutip dari Afar menyatakan, "Saya yakin serikat pramugari akan menentang keras upaya mengizinkan panggilan telepon di pesawat karena risiko memicu air rage."
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bermain HP di Pesawat
Apakah boleh bermain HP di pesawat tanpa mode pesawat?
Sebaiknya tidak. Melewatkan mode pesawat memang tidak akan membuat pesawat jatuh, tetapi bisa mengganggu komunikasi kokpit, menguras baterai, dan melanggar aturan penerbangan. Karena mengikuti instruksi kru adalah kewajiban, aktifkan saja mode pesawat begitu diminta.
Apakah HP benar-benar bisa membuat pesawat jatuh?
Tidak. Para ahli sepakat satu ponsel tidak akan membuat pesawat modern jatuh, karena pesawat masa kini dirancang tahan terhadap sebagian besar interferensi elektromagnetik dari perangkat elektronik. Aturan mode pesawat tetap ada sebagai bentuk kehati-hatian, bukan karena ancaman yang pasti terjadi.
Apakah boleh menggunakan Wi-Fi saat di pesawat?
Boleh, selama maskapai menyediakan layanan Wi-Fi onboard. Kamu tetap bisa terhubung ke Wi-Fi walau ponsel dalam mode pesawat, meski koneksi ke jaringan seluler operator tetap mati. Layanan ini umumnya berbayar dan kecepatannya terbatas, jadi ikuti selalu instruksi awak kabin.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326725/original/045971800_1787034643-01M09G6CVJ6KRSBRR0KVWP0CGA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355432/original/088591300_1790131412-12e1a11c-e037-49dd-8866-ecb496f19555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355398/original/041498100_1790130624-HL_dapur_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353381/original/046182300_1789962683-01M2T6WS490FE967FGYS6WW2GD.jpg)