Liputan6.com, Jakarta - Bau pesing di kamar mandi sering kali membuat ruangan terasa kurang nyaman meskipun toilet sudah dibersihkan. Bau tersebut juga bisa kembali muncul setelah beberapa waktu, terutama jika ada sisa urine yang menempel di lantai, nat keramik, sudut toilet, atau area yang sulit dijangkau.
Selain menggunakan cairan pembersih khusus, beberapa bahan dapur untuk menghilangkan bau pesing di kamar mandi bisa dicoba untuk membantu membersihkan sumber bau.
Bahan seperti baking soda, cuka, garam, dan sabun cuci piring cukup mudah ditemukan di rumah. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan jenis permukaan kamar mandi. Berikut ulasan Liputan6.com selengkapnya merangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Baking Soda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3531946/original/007660600_1628148065-flour-powder-wheat-jar.jpg)
Baking soda merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk membantu membersihkan dan mengurangi bau tidak sedap.
- Untuk membersihkan area yang berbau pesing, taburkan baking soda secukupnya pada permukaan lantai yang sudah dibasahi.
- Diamkan 10 sampai 15 menit, kemudian gosok menggunakan sikat kamar mandi.
- Setelah itu, bilas lantai sampai bersih dan pastikan tidak ada sisa baking soda yang tertinggal.
Baking soda juga dapat digunakan pada area sekitar toilet yang menjadi tempat cipratan urine. Bagian tersebut sebaiknya tidak hanya disiram, tetapi digosok agar kotoran yang menempel ikut terangkat.
Advertisement
2. Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5167806/original/054892000_1742370479-ecologiacal-products-concept-with-copy-space.jpg)
Cuka putih dapat menjadi pilihan bahan dapur untuk menghilangkan bau pesing di kamar mandi, terutama untuk membantu membersihkan permukaan yang memiliki noda atau residu.
Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sesuai, kemudian gunakan untuk membasahi area yang berbau. Diamkan sebentar sebelum digosok menggunakan spons atau sikat.
Setelah selesai, bilas menggunakan air bersih.
Cuka memiliki aroma yang cukup kuat sehingga kamar mandi sebaiknya memiliki ventilasi yang baik saat bahan ini digunakan.
Catatan: jangan mencampurkan cuka dengan pemutih atau cairan pembersih berbahan klorin karena dapat menghasilkan gas berbahaya.
3. Garam Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829798/original/075860100_1715571424-35647.jpg)
Garam dapur juga bisa digunakan sebagai bahan sederhana untuk membantu membersihkan permukaan kamar mandi.
Caranya, campurkan garam dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan pada area yang terdapat noda atau kotoran, kemudian gosok menggunakan sikat.
Metode ini lebih cocok digunakan sebagai bantuan untuk membersihkan permukaan, bukan sebagai satu-satunya cara mengatasi bau pesing.
Jika sumber bau berasal dari urine yang masuk ke celah nat atau bagian bawah toilet, area tersebut tetap perlu dibersihkan secara menyeluruh.
Advertisement
4. Sabun Cuci Piring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144034/original/012047200_1740563082-Sabun_cuci_piring.jpg)
Sabun cuci piring tidak hanya berguna untuk membersihkan peralatan makan. Dalam jumlah yang sesuai, sabun ini juga dapat membantu mengangkat kotoran dan residu berminyak yang menempel pada permukaan kamar mandi.
Tuangkan sedikit sabun pada sikat yang sudah dibasahi. Gosok lantai, bagian bawah toilet, sudut kamar mandi, dan area lain yang sering terkena cipratan.
Setelah itu, bilas dengan air hingga tidak ada sisa sabun.
Cara ini cocok dilakukan secara rutin karena penyebab bau pesing sering kali bukan hanya urine, tetapi juga kotoran yang menumpuk pada permukaan kamar mandi.
Cara Menghilangkan Bau Pesing pada Lantai Kamar Mandi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335762/original/084423500_1788059024-kamar_mandi.jpg)
Bau pesing pada lantai kamar mandi terkadang sulit hilang karena urine dapat mengenai area di luar toilet.
Cobalah membersihkan lantai secara menyeluruh, bukan hanya bagian yang terlihat kotor.
- Gunakan sabun cuci piring atau pembersih lantai yang sesuai dengan material keramik.
- Sikat bagian nat secara perlahan karena celah tersebut dapat menjadi tempat menumpuknya kotoran.
- Setelah selesai, bilas dengan air bersih dan keringkan lantai.
Kamar mandi yang terlalu sering dibiarkan lembap juga lebih sulit terasa segar. Karena itu, buka ventilasi atau pintu kamar mandi setelah digunakan agar lantai lebih cepat kering.
Cara Menghilangkan Bau Urine di Sekitar Toilet
Salah satu area yang perlu diperhatikan ketika kamar mandi berbau pesing adalah bagian luar toilet.
Urine dapat mengenai lantai di sekitar toilet tanpa selalu terlihat jelas. Jika hanya bagian dalam toilet yang dibersihkan, sumber bau di lantai bisa tetap tertinggal.
Gunakan campuran air dan sabun untuk membersihkan lantai di sekitar toilet. Gosok menggunakan sikat, kemudian bilas.
Perhatikan pula bagian bawah dudukan toilet, sisi luar kloset, kaki toilet, dan area pertemuan antara toilet dengan lantai.
Jangan Hanya Mengandalkan Pewangi Kamar Mandi
Pewangi memang bisa membuat kamar mandi terasa lebih harum, tetapi penggunaannya tidak menggantikan proses membersihkan sumber bau.
Jika lantai atau bagian toilet masih terkena urine, aroma pewangi hanya bercampur dengan bau pesing. Akibatnya, kamar mandi bisa memiliki aroma yang semakin tidak nyaman.
Karena itu, langkah pertama sebaiknya adalah membersihkan sumber kotoran. Setelah kamar mandi benar-benar bersih dan kering, barulah pewangi digunakan jika diperlukan.
Bersihkan Nat Keramik yang Sering Menjadi Sumber Bau
Nat keramik sering menjadi bagian yang terlupakan ketika membersihkan kamar mandi. Padahal, celah kecil tersebut dapat menampung kotoran dan sisa cairan.
Gunakan baking soda yang sudah dicampur sedikit air hingga menjadi pasta. Oleskan pada nat yang kotor, kemudian sikat menggunakan sikat kecil.
Setelah selesai, bilas dengan air bersih.
Untuk nat yang sudah berubah warna, menghitam, atau memiliki kerusakan, pembersihan biasa mungkin tidak cukup. Perhatikan kondisi nat dan lakukan perawatan sesuai jenis materialnya.
Keringkan Kamar Mandi Setelah Dibersihkan
Setelah menggunakan bahan dapur untuk menghilangkan bau pesing di kamar mandi, jangan langsung menutup rapat ruangan.
Biarkan lantai mengering dengan membuka pintu atau ventilasi. Kamar mandi yang lembap dan jarang mendapatkan sirkulasi udara akan lebih mudah terasa pengap.
Anda juga bisa menggunakan alat penarik air atau wiper setelah mandi agar tidak terlalu banyak air yang menggenang di lantai.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kamar mandi tetap kering dan lebih mudah dirawat.
Seberapa Sering Kamar Mandi Perlu Dibersihkan?
Frekuensi membersihkan kamar mandi dapat disesuaikan dengan jumlah orang yang menggunakannya.
Untuk kamar mandi yang digunakan setiap hari oleh banyak anggota keluarga, bagian toilet dan lantai sebaiknya dibersihkan secara rutin. Jangan menunggu sampai bau pesing muncul baru melakukan pembersihan.
Bagian yang sering terkena cipratan urine dapat dibersihkan lebih sering, sementara pembersihan menyeluruh bisa dilakukan secara berkala.
Dengan begitu, kotoran tidak sempat menumpuk dan menjadi sumber bau.
Pertanyaan Seputar Bahan Dapur untuk Menghilangkan Bau Pesing di Kamar Mandi
Apakah baking soda bisa menghilangkan bau pesing di kamar mandi?Baking soda dapat membantu membersihkan dan mengurangi bau tidak sedap pada permukaan. Namun, jika sumber bau berasal dari urine yang sudah masuk ke nat, celah, atau bagian bawah toilet, area tersebut tetap perlu dibersihkan secara menyeluruh.
Apakah cuka bisa digunakan untuk membersihkan kamar mandi yang bau pesing?Cuka putih dapat digunakan sebagai salah satu bahan untuk membantu membersihkan permukaan kamar mandi. Namun, jangan mencampurkannya dengan pemutih atau produk pembersih yang mengandung klorin karena campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.
Bagaimana agar bau pesing di kamar mandi tidak cepat kembali?Selain membersihkan toilet, perhatikan lantai di sekitar toilet, nat keramik, bagian bawah toilet, dan sudut-sudut kamar mandi. Setelah dibersihkan, usahakan lantai tetap kering dan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4022228/original/077375400_1652462608-STY_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426401/original/044620800_1764304062-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-28T112538.162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356138/original/032145000_1790153718-Gemini_Generated_Image_yqawdoyqawdoyqaw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360521/original/011851100_1790651589-pexels-karola-g-4239015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360053/original/066841000_1790588704-e749dbf5-4bb8-43c1-aa39-2e2952e5ba01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464778/original/023449500_1767744873-Bersihkan_Secara_Rutin_dan_Tuntas_dengan_Sikat_Khusus.jpg)