Lembaga Perfilman Asia Bahas Peluang Produksi Bersama di Jakarta Film Summit 2026

Pembahasan mengenai peluang produksi film bersama berlangsung di Jakarta Film Summit 2026. Baca selengkapnya di sini...

Kemudahan mobilitas dan proses administrasi yang lebih efisien turut menjadi perhatian. Kedua hal tersebut dinilai dapat membantu rumah produksi memanfaatkan talenta dan sumber daya yang tersedia di kawasan, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan proyek film bersama.

Perwakilan Malaysia juga menyampaikan dukungan terhadap upaya Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai pusat produksi film. Kerja sama regional dinilai dapat menghubungkan keunggulan masing-masing negara dan membuka peluang lebih luas bagi produser maupun pekerja film untuk terlibat dalam proyek lintas pasar. Pengembangan produser dan pertukaran pengalaman budaya turut dibahas sebagai cara memperkuat hubungan antarpelaku industri.

Perluas Kemungkinan Kerjasama

Sejumlah contoh kolaborasi internasional juga diangkat dalam diskusi tersebut, termasuk investasi perusahaan Korea Selatan dalam film Indonesia dan perjalanan distribusi film Malaysia berjudul "Tiger Stripes" yang telah menjangkau lebih dari 50 wilayah. Contoh tersebut menjadi gambaran bagaimana kemitraan produksi dapat terhubung dengan peluang distribusi internasional.

Tak hanya berfokus pada pendanaan dan kebijakan, para peserta turut membahas pentingnya memperluas kerja sama ke berbagai bagian ekosistem perfilman. Sekolah film, produser, distributor, pengelola bioskop, hingga platform streaming dinilai memiliki peran dalam membangun hubungan industri yang lebih kuat. Pertukaran data dan informasi pasar juga menjadi perhatian untuk membantu lembaga perfilman memahami kondisi masing-masing negara dan merancang kolaborasi yang lebih terarah.

Melalui Jakarta Film Summit 2026, Jakarta Film Commission bersama BPI mempertemukan pemangku kepentingan dari bidang kebijakan, investasi, dan industri untuk membahas perkembangan perfilman Indonesia. Keterlibatan AFAN membawa diskusi tersebut ke tingkat regional, terutama terkait peluang memperkuat dukungan bagi produser Indonesia melalui pertukaran pengetahuan, kemitraan internasional, dan pengembangan mekanisme pendanaan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wulan Noviarina AnggrainiTim Redaksi
Copy Link
Batalkan