Kesaksian Penumpang KMP Batumandi saat Kebakaran

Para penumpang bergegas menyelamatkan diri setelah alarm kebakaran berbunyi.

Diterbitkan 21 Oktober 2026, 00:06 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran yang melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda, Selasa (20/10/2026) sore, memicu kepanikan di antara penumpang. Mereka bergegas menyelamatkan diri setelah alarm kebakaran berbunyi dan asap hitam mulai membesar dari area dek kendaraan.

Salah satu penumpang, Lia, warga Kota Metro, Lampung, menuturkan bahwa situasi awalnya berjalan normal. Pihak kapal sempat mengumumkan bahwa kapal akan segera merapat dan meminta penumpang kembali ke bus masing-masing.

Namun, sekitar satu menit kemudian, alarm peringatan kebakaran berbunyi. Saat mencari tahu sumbernya, Lia melihat asap hitam keluar dari dek 2.

"Semenit kemudian bunyi alarm peringatan kebakaran, kami cari tahu ke luar ruangan, dari area dek 2 keluar asap hitam yang lama-lama membesar," kata Lia saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Penumpang kemudian mendapat informasi bahwa api diduga berasal dari sebuah mobil pribadi di dek 2 sebelum merembet ke kendaraan lain yang terparkir di area tersebut.

Seiring membesarnya asap, penumpang diminta menjauh dari sumber api. Pelampung juga dibagikan untuk mengantisipasi keadaan darurat, sementara sekoci disiapkan untuk mendukung proses evakuasi.

 

Evakuasi Berdesakan

Sejumlah kapal wisata dan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi turut membantu mengevakuasi penumpang. Menurut Lia, proses penyelamatan berlangsung di tengah kepanikan, terutama ketika penumpang berdesakan untuk meninggalkan kapal.

"Evakuasi pakai kapal nelayan dan kapal wisata yang berada dekat pelabuhan. Kepanikan terjadi terutama ibu-ibu dan anak kecil yang berdesak-desakan," tuturnya.

Kebakaran tersebut juga berdampak pada barang-barang yang berada di area parkir kendaraan. Berdasarkan informasi yang diterima Lia, barang-barang di dek tersebut dilaporkan hangus terbakar. Sejumlah penumpang juga disebut mengalami luka ringan akibat berdesakan saat evakuasi.

"Informasinya barang-barang hangus semua yang di dek kapal tempat kendaraan parkir. Ada korban luka ringan akibat kepanikan berdesak-desakan," kata Lia.

Meski kebakaran memicu kepanikan dan evakuasi berlangsung dalam situasi darurat, seluruh penumpang dilaporkan berhasil diselamatkan.