Kreator Konten Nona Nego Turun ke Jalan Lakukan Aksi Sosial, Tak Mau Silau dengan Popularitas

Menurut Nona Nego, kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana.

Diterbitkan 16 September 2026, 22:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Nona Nego memanfaatkan popularitas TikTok untuk membantu pedagang kecil dan UMKM.
  • Ia fokus memberi manfaat nyata, bukan mengejar popularitas atau pujian pribadi.
  • Nona Nego mengajak berbagi tidak harus kaya, bisa lewat promosi atau membeli dagangan.

Liputan6.com, Jakarta - Nona Nego punya cara sendiri memanfaatkan popularitasnya di media sosial. Alih-alih mengejar sorotan atau memamerkan kehidupan pribadi, kreator konten dengan lebih dari 6,1 juta pengikut di TikTok itu justru gemar menyambangi pedagang kecil dan memborong dagangan mereka.

Melalui akun TikTok @negovsowner0, Nona Nego kerap membagikan aktivitasnya saat bertemu pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga pengemudi ojek daring. Baginya, membeli dagangan mereka bukan sekadar menghabiskan stok, tetapi menjadi cara sederhana untuk membantu perekonomian keluarga.

"Ketika kita membeli dagangan mereka, sebenarnya kita bukan hanya membeli barang. Kita juga sedang membantu mereka membawa pulang penghasilan untuk keluarganya," tutur Nona Nego saat dihubungi.

Nona meyakini pembelian dari konsumen dapat memberikan dampak langsung bagi pedagang yang mengandalkan penghasilan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga melihat masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, tetapi belum memiliki kesempatan untuk dikenal masyarakat luas.

"Saya melihat banyak orang yang sebenarnya punya produk bagus, tapi belum punya kesempatan untuk dikenal. Kalau saya bisa bantu mengenalkan atau membeli produknya, menurut saya itu sudah menjadi bagian dari berbagi," jelasnya.

Aksi sosial Nona Nego tidak hanya dilakukan di satu wilayah, melainkan di sejumlah daerah di Indonesia hingga Malaysia. Informasi mengenai warga yang membutuhkan bantuan juga kerap datang dari para pengikutnya.

"Mereka sering kasih tahu ada siapa di daerah tertentu yang membutuhkan bantuan. Jadi saya tidak mungkin tahu semuanya sendiri. Komunitas juga ikut membantu memberikan informasi," ungkap Nona Nego.

Tak Mau Dibutakan Popularitas

Meski aktivitas sosialnya mendapat perhatian di media sosial, Nona Nego mengaku tidak menjadikan popularitas sebagai tujuan. Ia justru ingin publik mengenalnya melalui manfaat yang diberikan, bukan semata-mata karena sosoknya sebagai kreator konten.

"Saya tidak ingin orang mengenal saya hanya karena siapa saya. Kalau bisa, saya ingin orang mengingat manfaat yang pernah saya berikan. Saya tidak datang untuk dipuji. Saya juga tidak membutuhkan pengakuan tentang siapa saya," katanya.

Kegemaran Negosisasi

Nama Nona Nego sendiri tidak terlepas dari kegemarannya melakukan negosiasi dalam urusan bisnis. Ia kemudian berupaya mengarahkan hasil dari aktivitas bisnis tersebut agar sebagian dapat kembali digunakan untuk membantu orang lain.

"Saya memang suka nego. Tapi buat saya, hasil dari nego itu akan lebih berarti kalau sebagian bisa diputar lagi menjadi manfaat untuk orang lain. Buat saya, tidak penting orang tahu saya siapa kalau pada akhirnya tidak ada manfaatnya. Saya lebih senang ketika ada orang yang terbantu karena apa yang saya lakukan," ujarnya.

Jangan Tunggu Kaya untuk Mulai Berbagi

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak menunggu kaya terlebih dahulu untuk mulai berbagi. Menurut Nona Nego, kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, termasuk membeli dagangan UMKM, membantu promosi, memberikan informasi, atau sekadar memberikan semangat.

"Jangan berpikir harus punya uang banyak dulu baru bisa berbagi. Kalau belum bisa memberi uang, kita bisa bantu promosi, beli dagangan, kasih informasi atau sekadar memberikan semangat," ucap Nona Nego.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis dan Karakter Film Ritual Gaib: Nyai Randasura, Dibintangi Rei Mbayang - Dinda Hauw

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan