Raam Punjabi Akui Film Gudang Merica Proyek Beda, Paduan Horor Serius dan Komedi Absurd

Produser Raam Punjabi percaya penonton Indonesia selalu terbuka dengan pengalaman baru di bioskop dan berharap Gudang Merica beri kesegaran baru.

Diterbitkan 22 Mei 2026, 12:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Raam Punjabi memproduseri "Gudang Merica", film horor komedi yang disebutnya "proyek beda" karena perpaduan genre unik.
  • Film ini menandai debut sutradara Imam Darto, menceritakan misteri di Rumah Sakit Harapan Ayah yang mencekam.
  • Dibintangi Ardhito Pramono dan jajaran aktor populer, para pemain menjalani pelatihan medis khusus untuk akting realistis.

Liputan6.com, Jakarta - Tawa pecah dan teriakan panik para penonton mewarnai gala premiere Gudang Merica yang digelar di Epicentrum XXI Jakarta Selatan belum lama ini. Film karya sineas Imam Darto ini diperkuat barisan bintang kondang dari Ardhito Pramono, Fatih Unru, Arla Ailani, Zulfa Maharani, Benedictus Siregar, Rizky Inggar, Melly Manuhutu, Angga Nggok, Bonar Manalu, Rizky Teguh, Aloy, dan Dikta. Tayang di bioskop Indonesia mulai 21 Mei 2026, produser MVP Pictures, Raam Punjabi, terang-terangan menyebut Gudang Merica proyek beda.

Film ini mengombinasikan adegan lucu, mencekam, dan penuh misteri dalam satu paket. Mengambil latar rumah sakit tua yang menyimpan banyak rahasia, Gudang Merica membawa penonton ke dalam kekacauan yang dimulai dari penemuan mayat tanpa identitas. Jenazah ini memicu rentetan kejadian aneh dan tak terduga. “Gudang Merica salah satu proyek yang menurut saya punya warna beda. Film ini berani memadukan horor serius dengan komedi absurd yang segar. Itu bukan hal yang mudah,” kata Raam Punjabi.

“Kami percaya penonton Indonesia selalu terbuka dengan pengalaman baru di bioskop dan berharap Gudang Merica jadi hiburan menyenangkan sekaligus memberi pengalaman menonton yang memorable,” imbuh produser film Di Ambang Kematian dan Soekarno.

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Jumat (22/5/2026), Imam Darto mengungkap proses produksi Gudang Merica salah satu pengalaman paling menantang sepanjang kariernya.

 

"Proyek Beda" Raam Punjabi: Horor Komedi yang Menantang Batasan

Salah satu tantangan terbesar datang dari pembangunan set khusus yang dikerjakan hampir dua bulan dari nol. Sayangnya, ketika hari syuting tiba, set itu malah tak bisa dipakai.

“Akhirnya kita putar otak dan memodifikasi cerita. Untungnya semua tetap berjalan lancar. Bahkan satu bulan setelah shooting wrap, kita balik lagi ke set itu cuma buat ambil satu shot,” ungkap Imam Darto.

 

Debut Sutradara Imam Darto dan Kisah Misterius di Rumah Sakit Harapan Ayah

Kekuatan utama Gudang Merica terletak pada keseimbangan antara komedi dan horor yang sama-sama terasa kuat. Namanya juga komedi, harus mampu memantik tawa para penonton.

“Komedi harus lucu, tapi horornya juga harus serius. Itu tantangan terbesarnya. Kami benar-benar mulai dari nol, dan ternyata pendekatan komedi-horor itu enggak mudah. Justru itu yang bikin seru,” jelasnya.

 

Selalu Nyaman

Gudang Merica menandai kolaborasi terbaru antara MVP Pictures dan Pabrik Cerita. Selain itu, Gudang Merica film ketujuh Ardhito Pramono. Pelantun “Sudah” dan “Waking Up Together With You” sudah nyaman sebagai aktor.

“Nyaman sih selalu nyaman. Film pertama sudah nyaman, karena bisa menyelami karakter yang akan dimainkan. Menarik melihat dari metode akting. Gue kuliahnya ambil film, jadi selalu tertarik dengan sistem produksi film di Indonesia,” ucap Ardhito Pramono.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bae Suzy dan Lee Soo Hyuk Bakal Bintangi Drama Fantasi 'MAN OF THE HAREM'

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan