Gudang Merica Itu Apa? Fatih Unru dan Ardhito Pramono Kasih Bocoran Soal Biang Teror Hantu

Rupanya, Gudang Merica adalah merek rokok dalam film. Film horor komedi karya sutradara Imam Darto ini juga dibintangi Arla Ailani dan Zulfa Maharani.

Diterbitkan 17 Mei 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "Gudang Merica" tayang 21 Mei 2026, mengisahkan teror mahasiswa koas.
  • Empat mahasiswa koas diteror setelah pasien tanpa identitas meninggal dan raib.
  • "Gudang Merica" adalah merek rokok dan lokasi terlarang pemicu konflik utama.

Liputan6.com, Jakarta - Gudang Merica karya sineas Imam Darto siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 21 Mei 2026. Film ini dibintangi Ardhito Pramono, Arla Ailani, Zulfa Maharani, hingga Fatih Unru. Gudang Merica mengisahkan, Razi (Ardhito Pramono), Adit (Fatih Unru), Rindu (Arla Ailani), dan Tanti (Zulfa Maharani) menjalani masa koas di Rumah Sakit Harapan Ayah. Saat jaga malam, mulanya semua terasa baik-baik saja. Suatu hari, ada pasien tanpa identitas dalam kondisi kritis dilarikan ke rumah sakit itu. Dirawat para koas, pasien ini meninggal.

Situasi makin kacau saat jenazah pasien itu mendadak raib. Sejak itulah, Razi, Tanti, Rindu, dan Adit panik akibat mengalami rentetan teror mengerikan. Judulnya Gudang Merica. Kisahnya, soal mahasiswa kedokteran menjalani masa koas di rumah sakit tua. Lantas, apa itu Gudang Merica dan kenapa ceritanya horor? Bagi Anda yang penasaran, Ardhito Pramono dan Fatih Unru berbagi sedikit bocoran. Rupanya, Gudang Merica adalah merek rokok dalam film. Ia juga nama lokasi terlarang, yang mestinya tak dikunjungi Razi dan kawan-kawan.

Gudang Merica itu sebenarnya nama brand rokok dalam film ini. Ternyata, Gudang Merica juga adalah tempat yang harusnya dihindari sama kaum-kaum muda karena membawa pengaruh buruk sebenarnya. Banyak musibah dan kesialan,” beri tahu Fatih Unru.

“Sebenarnya, kalau dilihat dari jauh, ya cuma brand rokok. Ternyata di dalam Gudang Merica itu luar biasa mengerikan,” imbuhnya dalam wawancara eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, belum lama ini.

Hubungan Gudang Merica dan 4 Mahasiswa Koas

Ardhito Pramono sebagai pemeran utama lalu menjelaskan hubungan Gudang Merica dengan empat mahasiswa yang menjalani masa koas di rumah sakit tua dan nyaris terbengkalai.

“Sedikit membahas cerita, ini mahasiswa koas yang mendapat tugas, ditempatkan di rumah sakit yang sudah terbengkalai, dilupakan, karena ada rumah sakit baru yang lebih bagus, ramai, lebih cakep. Semua pasien dan dokter pindah ke sana,” urai Ardhito Pramono.

Rumah Sakit Tua

“Di sini, kami ditugaskan untuk koas di rumah sakit yang sudah tua. Ternyata, di situ banyak terjadi kejanggalan. Akhirnya meninggalkan suatu jejak yaitu dari rokok (Gudang Merica) tadi. Ini membawa kami ke suatu konflik dan masalah lebih besar lagi,” ia menyambung.

Mulanya, keempat mahasiswa kedokteran ini berpikir sederhana. Menjalani koas dipandu suster Ella (Rizky Inggar) sampai tuntas, lalu balik ke kota untuk melanjutkan hidup. Sudah.

 

Cabut dengan Hidup Masing-Masing

“Awalnya para tokoh hanya berpikir, begitu kelar koas, kita enggak usah ngapa-ngapain lagi, cabut dengan hidup masing-masing. Dengan problem ini malah mendekatkan persahabatan dan rasa saling jaga lebih kuat. Masalah besarnya gara-gara rokok itu,” ucap Fatih Unru.

Ardhito Pramono dan Fatih Unru menjanjikan elemen horor serta komedi di Gudang Merica tidak akan tumpang tindih. Malah, saling melengkapi hingga menjadi paket hiburan lengkap.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

6 Drama China Terbaru Zhang Ling He hingga 2026, Tampil di Berbagai Genre

Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan