Mengenal Ken Ademaro, Sang Juara Levi Piano Festival Hingga Dapat Beasiswa ke Korea Selatan

Ken Ademaro menjuarai Levi Piano Festival yang diselenggarakan komposer Indonesia Levi Gunardi. Raih nilai platinum, ia dapat beasiswa DMZ Korea Selatan.

Diterbitkan 27 November 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ken Ademaro menjuarai Levi Piano Festival, meraih platinum dan beasiswa DMZ Korea.
  • Putra Angela Prisa dan Diego Dimas ini mulai piano sejak usia 3,5 tahun.
  • Meski berprestasi musik, Ken bercita-cita menjadi ahli bedah ortopedi.

Liputan6.com, Jakarta Nama Ken Ademaro jadi pemberitaan setelah menang kompetisi bergengsi Levi Piano Festival, yang diselenggarakan komposer Indonesia, Levi Gunardi. Meraih juara pertama dengan nilai platinum, ia pun beroleh beasiswa DMZ Korea Selatan.

Siapa Ken Ademaro? Rupanya, ia putra pasangan selebritas Angela Prisa dan Diego Dimas. Perjalanan Ken Ademaro dalam bermusik dimulai sejak usia 3,5 tahun. Kali pertama Ken Ademaro tertarik piano saat berada di rumah neneknya.

“Rumah eyang saya ada piano. Aku cuma main-mainin. Aku tertarik. Aku tanya: Mama, ini apa?” kata Ken Ademaro. Menyadari sang buah hati tertarik pada alat musik, Angela Prisa memasukkannya ke kursus musik.

Perkembangan Ken Ademaro berlangsung cepat dan tidak biasa. Dalam seminggu, ia menuntaskan satu buku pelajaran piano yang biasanya dipelajari selama setengah tahun. Angela Prisa pun penasaran.

 

Satu Buku Satu Minggu

“Kok baru seminggu sudah semuanya satu buku. Minta beli buku level dua,” Angela Prisa mengenang. Kemenangan Ken Ademaro di Levi Piano Festival 2025 hingga menyabet hadiah beasiswa ke Korea Selatan, membuat hati Angela Prisa dan Diego Dimas penuh.

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, Rabu (26/11/2025), Angela Prisa menjelaskan, putranya pernah ikut program DMZ pada 2024. Saat itu, ia membayar penuh. Tahun depan, Ken Ademaro akan menjalani jadwal latihan yang sangat padat.

 

Saya Mau Jadi Orthopedic Surgeon

Sebagai orang tua, Angela Prisa dan Diego Dimas lega, putranya mengisi masa kecil dengan beragam kegiatan positif. Jika masuk program beasiswa, Ken Ademaro bakal belatih dan menggelar konser hampir tiap hari. Itu masih ditambah ikut masterclass bersama para pakar.

Di balik prestasi musik yang menanjak, Ken Ademaro memiliki cita-cita lain. “Saya mau jadi orthopedic surgeon,” beri tahu Ken Ademaro seraya berterima kasih atas dukungan keluarga yang membuat jalan menuju panggung internasional terbuka makin lebar.

 

Etude Allegro dan Suspicion

Sebagai informasi, kompetisi piano yang diikuti Ken Ademaro tahun ini berlangsung ketat. Para peserta disaring lewat berbagai tahapan. Meski demkian, ia tampil memukau lewat dua repertoar pilihan.

“Aku pilih lagu ‘Etude Allegro’ by Yoshinao Nakada dan ‘Suspicion’ dari Levi Gunardi,” tutur Ken Ademaro. “Lomba ini kompetitornya sangat hebat sepertinya banyak yang permainannya lebih bagus,” akunya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Andrew Andika Ungkap Alasan Pilih Tinggalkan Dunia Entertain Demi Bisnis Baru

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan