Liputan6.com, Jakarta - Korea Selatan menargetkan penerapan pasar sekuritas berbasis token secara penuh mulai Februari 2027.
Langkah ini menjadi bagian dari rencana regulator untuk membangun infrastruktur pasar modal digital yang memungkinkan saham, obligasi, hingga reksa dana diterbitkan dan diperdagangkan dalam bentuk token.
Rencana tersebut disampaikan regulator keuangan Korea Selatan, termasuk Financial Services Commission (FSC) dan Financial Supervisory Service (FSS), pada Jumat.
Advertisement
Wakil Ketua FSC Kwon Dae-young mengatakan pemerintah ingin memperluas penggunaan security token offerings (STO) yang selama ini masih terbatas pada produk investasi fraksional.
“Pihak berwenang akan berupaya meletakkan dasar untuk memfasilitasi penerbitan dan peredaran sekuritas dalam bentuk token untuk jenis sekuritas tradisional lainnya, termasuk saham, obligasi, dan dana, dengan tujuan akhir untuk sepenuhnya mengubah dan meningkatkan infrastruktur pasar modal guna mendukung konektivitas digital,” kata Kwon dikutip dari coindesk, Sabtu (5/9/2026).
Korea Selatan dikenal sebagai salah satu pasar investasi ritel paling aktif di dunia. Negara tersebut memiliki sekitar 11,3 juta pengguna kripto terverifikasi. Aktivitas perdagangan sahamnya juga secara rutin mencatat volume harian yang sebanding dengan bursa kripto.
Dengan rencana tersebut, Korea Selatan mulai mengarah pada pembangunan infrastruktur pasar modal digital yang lebih menyeluruh.
Berjalan Bertahap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822442/original/096602100_1714908432-fotor-ai-20240505174744.jpg)
Rencana Korea Selatan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama dimulai Februari 2027 dan mencakup penerapan Electronic Registration Act, aturan untuk dana pasar uang dan obligasi bagi investor institusi, saham yang belum tercatat melalui struktur perwalian, serta produk investasi fraksional yang ditawarkan kepada publik.
Pada tahap kedua, tokenisasi akan diperluas ke seluruh sekuritas yang ditawarkan kepada publik. Tahap ketiga kemudian diarahkan pada pembangunan infrastruktur pembayaran berbasis on-chain yang terhubung dengan stablecoin.
Pelaksanaan tahap kedua dan ketiga masih bergantung pada hasil tahap pertama, tingkat adopsi teknologi oleh pelaku pasar, serta pembahasan regulasi stablecoin.
FSC menetapkan batas pembelian individu maksimal 30 juta won atau sekitar US$ 22.000, atau 5 persen dari total nilai penerbitan, mana yang lebih rendah. Pembelian bersih tahunan melalui pasar over-the-counter (OTC) dibatasi sekitar US$ 74.000.
Perusahaan keuangan berlisensi yang sudah ada dapat menangani sekuritas berbasis token menggunakan izin yang dimiliki.
Sementara penerbit yang mengelola rekening sekuritas sendiri wajib memiliki modal ekuitas minimal US$ 3 juta serta memenuhi standar teknologi informasi dan keamanan siber.
FSC menargetkan mengajukan proposal perubahan aturan pelaksana pada akhir September.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822445/original/055067300_1714908469-fotor-ai-20240505174622.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409526/original/062736400_1479454522-Korea_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328040/original/034555200_1787133277-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302026/original/078434200_1753969683-Gemini_Generated_Image_wwcdvlwwcdvlwwcd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4665935/original/073959000_1701152551-4O38W2C_copyright_image_134562.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4724339/original/012032600_1706013622-000_33WN2XG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325641/original/090074000_1756009263-hongbin-FG6Kx5XOTzk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046086/original/019208800_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5076500/original/004014500_1735885889-000_32XK6HY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335667/original/045809700_1788017264-va5_4Kt2CiLIA_eQ92UpP4u-s5I86CAR9vJRXVM-KG8khHEks7WmolN6TtCwslw8dwvxbHaUBXceSowFBkbLuampnrrJtOwcFNp07fQmyEuZkaJ4JAvhfFlLfjb89VUGAzygcbQH-olKxE7y7ewxAg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2805067/original/063382200_1557820021-20190514-Pesona-Menakjubkan-Pulau-Jeju-Korea-Selatan3.jpg)