Widi Mulia Bersama Seniman Disabilitas Ikut Perkenalkan Parfum dengan Pertunjukan Teater Musikal

Widi Mulia memperkenalkan parfum KIRITHRA dengan pertunjukan teater musikal yang mengangkat tema cinta dan alam.

Diperbarui 03 Juli 2025, 12:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Kami ingin menyampaikan cerita dan pengalaman manusia melalui wewangian. Kirithra adalah perayaan kontribusi dan cerita setiap individu. Bagi kami, parfum bukan hanya soal aroma, tapi juga tentang pengalaman dan narasi,” kata Co-Founder SAFF & Co., Santi Tan, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Peluncuran Parfum KIRITHRA

Peluncuran parfum KIRITHRA menjadi momen yang dinanti-nanti oleh para penggemar parfum dan seni. Acara ini tidak hanya menampilkan aroma khas dari parfum tersebut, tetapi juga mengajak para tamu untuk merasakan pengalaman yang lebih mendalam melalui pertunjukan teater. Dalam pertunjukan ini, Widi Mulia dan Widuri Puteri menampilkan bakat akting mereka, menjadikan acara semakin berkesan. 

Parfum KIRITHRA terinspirasi oleh keindahan alam, khususnya lebah dan madu, serta dewi Melissa dari mitologi Yunani. Widi Mulia menjelaskan, "KIRITHRA adalah simbol cinta dan harmoni antara manusia dan alam, serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem kita." Aroma yang dihasilkan dari parfum ini diharapkan dapat membawa penggunanya lebih dekat dengan alam.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pecinta seni, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Widi Mulia dan SAFF & Co. untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

 

Teater Musikal "KIRITHRA: Tale of the First Dew"

Pertunjukan teater musikal yang berjudul "KIRITHRA: Tale of the First Dew" menjadi bagian integral dari peluncuran parfum. Dalam pertunjukan ini, Widi Mulia dan Widuri Puteri berkolaborasi dengan sejumlah seniman dan aktor berbakat untuk menyampaikan pesan yang mendalam tentang cinta dan harmoni dengan alam. Pertunjukan ini mengisahkan perjalanan dewi Melissa yang melambangkan keindahan lebah dan madu. 

Widi Mulia menekankan bahwa pertunjukan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah karya seni yang mengajak penonton untuk merenungkan hubungan mereka dengan alam. "Kami berharap pertunjukan ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih mencintai dan melindungi lingkungan sekitar kita," ujarnya.

Dengan perpaduan antara seni pertunjukan dan produk parfum, acara ini berhasil menarik perhatian banyak orang dan menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup lebah dan ekosistem. Pertunjukan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kolaborasi seni dan bisnis yang berkelanjutan.

 

Keterlibatan dalam Hari Lebah Sedunia

Selain peluncuran parfum, Widi Mulia juga aktif dalam merayakan Hari Lebah Sedunia bersama SAFF & Co. Kegiatan ini diadakan di Taman Wisata Lebah di Cibubur, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lebah bagi ekosistem. Dalam acara ini, Widi Mulia berperan sebagai pembicara dan menyampaikan informasi mengenai peran vital lebah dalam penyerbukan tanaman. 

Widi Mulia menegaskan bahwa keberadaan lebah sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan alam. "Tanpa lebah, banyak tanaman yang tidak dapat berkembang dengan baik, yang berdampak pada ketahanan pangan kita," ujarnya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan melakukan tindakan nyata untuk melindungi lebah. 

Dengan keterlibatannya dalam berbagai kegiatan, Widi Mulia menunjukkan bahwa peran seorang artis tidak hanya terbatas pada dunia hiburan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kolaborasi dengan SAFF & Co. menjadi contoh nyata dari sinergi antara seni dan kepedulian lingkungan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan