6 Fakta Film Anak Medan: Maell Lee Waswas Akting dengan Ajil Ditto, Ady Sky Ingat 8 Jam Syuting di Kafe

Film Anak Medan: Cocok Ko Rasa? karya sineas Ivan Bandhito akan berlaga di bioskop mulai 24 April 2025. Film ini dibintangi Maell Lee dan Ady Sky.

Diterbitkan 13 April 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Deg-degan Ajil Ditto Minta Waktu 10 Menit

Salah satu momen berkesan terjadi saat Maell Lee adu akting dengan Ajil Ditto. Jelang syuting, Ajil Ditto minta waktu 10 menit untuk menyendiri. Saat itu, Maell Lee kepikiran dan waswas kebanting performa aktor film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu.

“Dia bahkan, sebelum take, dia minta waktu 10 menit untuk sendiri sedangkan aku enggak begitu. Saya membatin: Waduh terlalu serius dia ini, macam mana nanti? Waktu adegan sama Ajil, benaran jaga-jaga jangan sampai salahnya di aku ini,” akunya.

 

4. Beratnya Adegan di Kafe

Ady Sky mengenang momen terberat syuting Anak Medan yakni pertemuan empat sekawan di sebuah kafe setelah sekian lama berpisah. Berat, karena pengambilan gambarnya detail, harus pas gerakan bahkan cara memeluknya. Belum lagi, ada air mata yang mesti menetes.

“Ada 6 sampai 8 jam untuk adegan itu saja karena harus pas feel-nya, itu golden scene. Adegan menangis itu berat, karena harus ada emosi yang dibangun setelah bertahun-tahun enggak bertemu, dipertemukan lagi dengan konflik masing-masing,” Ady Sky mengulas.

 

5. Jatuh Cinta Pada Medan

Syuting di Medan meninggalkan kesan mendalam di benak Ady Sky. Pertama, suhu panasnya agak lain jika dibandingkan dengan kota lain di Sumatra seperti Bengkulu, Padang, dan Palembang. Lebih menyengat serasa sinar matahari langsung jatuh ke kulit.

Urusan kuliner, Medan terbaik. “Tapi makanan the best, enggak ada lawan menurutku. Semua enak karena rempahnya, lezat. Lontong Medan, mi balap, ada tomat sama wortel dijus dengan gelas setinggi ini. Rasanya enak banget,” Ady Sky mengenang.

 

6. Curi Ilmu dari Ajil Ditto

Jam terbang memang enggak bisa bohong. Ady Sky mengaku belajar banyak dari Ajil Ditto selama reading. Salah satunya, belajar dialek Medan yang ternyata beda dengan suku Batak. Karenanya, ia berterima kasih pada Ajil Ditto.

“Ketika reading, aku banyak belajar dari Ajil. Dia kasih tahu dialek, Medan enggak kayak Batak. Medan, ya Medan. Ternyata dialeknya agak mengayun. Aku dapat perspektif baru dari Ajil sebagai aktor yang jam terbangnya sudah tinggi,” Ady Sky mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan