6 Fakta Rizky Hanggono Bintangi Film Rumah Untuk Alie, Hari Pertama Syuting Langsung Marah-marah

Aktor Rizky Hanggono kembali ke layar lebar lewat Rumah Untuk Alie karya sineas Herwin Novianto. Film ini menyapa bioskop mulai 17 April 2025.

Diperbarui 11 Maret 2025, 21:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Aktor Rizky Hanggono kembali ke layar lebar lewat Rumah Untuk Alie karya sineas Herwin Novianto. Film produksi Falcon Pictures ini dijadwalkan menyapa bioskop Tanah Air mulai 17 April 2025.

Selain Rizky Hanggono, Rumah Untuk Alie diperkuat performa Anantya Kirana, Ully Triani, Dito Darmawan, Faris Fadjar, Andryan Didi, Rafly Altama, hingga aktris peraih Piala Citra, Tika Bravani.

“Saya di Rumah untuk Alie berperan sebagai ayah, namanya Abimanyu. Ayah empat anak laki-laki dari satu ibu. Alie beda ibu, terus ada konflik keluarga di situ,” Rizky Hanggono menjelaskan.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta Rizky Hanggono main film Rumah Untuk Alie. Alie adalah korban perundungan di sekolah dan mendapat perlakuan kurang menyenangkan di rumah.

 

1. Hari Pertama Syuting Langsung Marah

Kali pertama syuting Rumah Untuk Alie, langsung adegan puncak. “Hari pertama syuting, adegan marah, emosi tinggi lalu meledak. Saya bilang: Ini adegan puncak, aku bacakan dialog pancingan buat adegan sebelumnya,” ujarnya kepada Anantya Kirana.

Setelahnya, Rizky Hanggono tak mau bicara dengan Anantya Kirana. Jangankan menyapa, menoleh pun tidak. Ia menyendiri. Begitu take, Rizky Hanggono langsung masuk ke kamar dan meluapkan amarah sebagai Abimanyu. Metode ini diterapkan agar emosi yang keluar tepat sasaran.

 

2. Keras Cenderung Abusive

Dalam sesi wawancara khusus di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025), Rizky Hanggono menjelaskan, Abimanyu tipe ayah yang keras, temperamental, dan cenderung abusive ke Alie. Abimanyu menuntut aktor film Ungu Violet kerja keras membedah skenario.

“Apakah ada persoalan (masa lalu) yang belum selesai, ada kekecewaan, sedih atau marah? Mungkin Abimanyu belum bisa berdamai dengan keadaan atau tak punya teman berkeluh kesah? Hal itu yang jadi PR buat gue untuk menampilkannya,” kata Rizky Hanggono.

 

3. Laki-laki, Kepala Rumah Tangga, dan Kekecewaan

Dalam tiap peran, Rizky Hanggono selalu menggali pengalaman personal di masa lalu untuk disumbangkan ke karakter yang dupercayakan kepadanya. Terkait Abimanyu, ia membahas posisi laki-laki dalam struktur sosial, kepala rumah tangga, dan kekecewaan.

“(Sebagai laki-laki) pasti pernah kecewa dengan keadaan, tak bisa menerima sesuatu yang berubah dalam hidup kemudian memengaruhi rasa percaya diri, keyakinan sebagai ayah di masa depan,” demikian Rizky Hanggono mengulas karakter Abimanyu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan