Kisah Penulis Margareta Astaman Kini Jadi Eksportir Buah ke 23 Negara, Berdayakan Perempuan di 6 Desa

Penulis Margareta Astaman memberdayakan ibu-ibu dari 6 desa di Indonesia. Ia mengekspor buah tropis Indonesia ke 23 negara, mayoritas di Eropa Barat.

Diperbarui 13 Februari 2025, 21:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya berterima kasih kepada guru-guru saya, para petani. Mereka tanpa ada pretensi apa-apa, mau berbagi ilmu. Sekitar 70 atau 80 persen SOP kami yang mengusulkan para petani. Mereka sudah kerja sekitar 20 hingga 30 tahun,” Margareta Astaman menyambung.

Java Fresh kini memberdayakan warga di enam titik yakni Sumedang dan Tasikmalaya (Jawa Barat), Bayuwangi (Jawa Timur), Bali, Yogyakarta, serta Sumatra Barat. Ke depan, Margareta Astaman ingin menjangkau daerah lain yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Lombok.

Terkait ekspor, ia menyebut, “Kami sudah mengekspor buah ke 23 negara, utamanya Eropa Barat. Justru itu. Yang hari ini disebut sebagai buah terminal sepert manggis dan salak, malah dianggap sebagai buah mewah di Eropa.”

Mar

gareta Astaman menyampaikan ini dalam konferensi pers “Impact Beyond Banking: Peran DBS Foundation Mendorong Social Enterprise untuk Masa Depan Berkelanjutan,” di Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2025).

Dampak Positif bagi Komunitas Rentan

Dalam kesempatan itu, DBS Foundation melalui DBS Foundation Grant Program 2024 telah memilih 22 wirausaha sosial dan perusahaan berdampak sosial dari sekitar 1.500 pelamar untuk menerima dana hibah SGD 4,5 juta (sekitar Rp55 miliar).

Hibah ini untuk mengembangkan bisnis dan memperluas dampak positif bagi komunitas rentan. Program-program yang dikembangkan perusahaan pun berdampak sosial. Karenanya, hibah ini diproyeksi memberi manfaat bagi lebih dari 800 ribu orang selama dua tahun.

Dari 22 penerima hibah, lima di antaranya dari Indonesia, yakni Komodo Water, Aliet Green, Adena Coffee, GandengTangan, dan Java Fresh. Mereka telah bersaing dengan 155 pelamar asal Indonesia lalu mendapat total dana hibah SGD 950 ribu (sekitar Rp11,5 miliar).

Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika menyambut hangat kelima wirausaha sosial maupun perusahaan dalam ekosistem DBS Foundation melalui DBS Foundation Grant Program 2024.

“Tidak hanya memiliki semangat yang selaras dengan DBS Foundation dalam menyelesaikan beragam tantangan sosial, mereka memiliki model bisnis inovatif, berkelanjutan, dan punya potensi berekspansi,” ungkap Mona Monika.

“Dengan kehadiran mereka, diperkirakan program ini memberi manfaat kepada lebih dari 64 ribu orang di Tanah Air. Selain itu, mendorong Indonesia menjadi lebih inklusif, terberdayakan, sekaligus lestari,” ia mengakhiri.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan