Heboh Salah Paham Isu Yovie & Nuno dan Hannah Al Rashid Soal Bayaran Video Musik, Sony Music Indonesia Buka Suara Meluruskannya

Melalui cuitannya, Hannah Al Rashid baru-baru ini mengaku belum menerima bayaran dari pihak production house setelah menjadi model video klip "Dia Milikku" dan "Janji Suci" dari Yovie & Nuno.

Diperbarui 30 November 2024, 15:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Video musik dari lagu lawas berjudul "Dia Milikku" milik Yovie & Nuno, baru-baru ini menjadi perbincangan. Pasalnya, aktris yang menjadi model video klipnya, Hannah Al Rashid, membahas seputar di balik pembuatannya melalui akun X (Twitter) pribadinya pada Kamis (28/11/2024) kemarin.

Melalui cuitannya, Hannah Al Rashid mengaku belum menerima bayaran dari pihak production house setelah menjadi model video klip tersebut. Pernyataan sang aktris pun viral hingga membuat pihak label Yovie & Nuno, Sony Music Entertainment Indonesia, membuka suara.

"Kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Sehubungan dengan video musik dari salah satu band yang bernaung di bawah label kami, PT Sony Music Entertainment Indonesia, yang bernama Yovie & Nuno, dengan judul 'Janji Suci' dan 'Dia Milikku', yang dibahas di media sosial baru-baru ini," tulis pihak PT. Sony Music Entertainment Indonesia, melalui Muhammad Soufan selaku Direktur Utama.

"Yang bermula dari cuitan aktris/model dari video musik tersebut yang bernama Hannah Al Rashid, kami merasa perlu ikut juga memberikan penjelasan," sambungnya, dalam siaran pers yang diterima Showbiz Liputan6.com, Jumat (29/11/2024).

 

Pernyataan Hannah Al Rashid Tak Ada Kaitannya dengan Yovie & Nuno

Selanjutnya, pihak Sony Music Indonesia meluruskan persepsi netizen yang keliru atas cuitan Hannah Al Rashid. Pasalnya, setelah cuitan sang aktris di akun X miliknya, sejumlah netizen menimpakannya kepada Yovie & Nuno bahkan Yovie Widianto.

"Dapat kami sampaikan bahwa Yovie & Nuno serta Yovie Widianto bukan pihak yang harus bertanggung jawab atas pembuatan video musik. Pihak label / perusahaan rekaman melakukan pesanan dan pembayaran kepada Production House (PH)," jelas pihak Sony Music.

 

 

Tanggung Jawab PH Bukannya Yovie & Nuno Maupun Yovie Widianto

Selebihnya, pihak Sony Music Indonesia menekankan bahwa tanggung jawab atas bayaran yang didapat seorang model video klip seharusnya dilimpahkan kepada pihak production house alias rumah produksinya. 

"Ruang lingkup kerja PH di dalam video musik tersebut adalah bertanggung jawab atas konsep kreatif, skema produksi, ketersediaan juga pembayaran talent/model, dan segala hal teknis lainnya dalam mewujudkan video musik tersebut," terang mereka.

 

Permintaan Maaf kepada Tiga Pihak yang Terkait

Menutup pernyataan, pihak Sony Music Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada tiga pihak terkait. Mereka juga meminta publik bisa memahami penjelasan mereka serta mendukung karya-karya anak bangsa. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan pernyataan maaf kepada Yovie & Nuno, Yovie Widianto, dan Hannah Al Rashid atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis pihak Sony Music Indonesia. "Kami berharap, dengan penjelasan ini, publik dapat memahami dengan lebih baik dan memperoleh kejelasan mengenai berita yang beredar, serta menghindari kesalahpahaman terkait band kami Yovie & Nuno," lanjutnya. "Mari bersama-sama kita dukung karya terbaik anak bangsa. Maju terus musik Indonesia. Hormat saya, Muhammad Soufan Direktur Utama PT. Sony Music Entertainment Indonesia," tutup mereka.  

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan