Erwin Gutawa Pimpin Pertunjukan Orkestra Musik di Hutan Pertama dan Terbesar, Kembali Bersua Setelah Empat Tahun Lamanya

Erwin Gutawa akan berkolaborasi dengan Jay Subyakto dan para musisi lainnya.

Diperbarui 15 Juli 2023, 14:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami sangat senang mengumumkan kembalinya Forestra, yang tidak hanya akan dimeriahkan oleh berbagai musisi dengan warna yang berbeda, tetapi juga menekankan pentingnya konservasi dan pemulihan setelah masa-masa sulit selama pandemi yang kita hadapi bersama," ujar Jay Subyakto.

"Ini adalah salah satu bentuk perayaan yang kami rasa dapat membuat masyarakat merasakan kebesaran alam dalam bentuk yang berbeda, yaitu melalui harmoni musik. Dalam menghadirkan Forestra kembali ke panggung, kita perlu diingatkan tentang pentingnya konservasi, bukan hanya sebagai tema acara, tetapi juga sebagai isu yang harus kita hadapi bersama. Melestarikan sumber daya alam dan melindungi lingkungan harus menjadi upaya dan prioritas bagi semua pihak. Forestra berharap dapat meningkatkan kesadaran dan menginspirasi individu serta komunitas untuk mengambil tindakan demi masa depan yang berkelanjutan," lanjutnya.

 

Antusiasme

Barry Akbar, sebagai CEO ABM by Barry Akbar dan inisiator Forestra, juga menyebutkan bahwa tiket kategori early bird Forestra yang sangat dinantikan telah terjual habis hanya dalam waktu 20 menit. Antusiasme besar yang mengelilingi acara ini, menurut Barry Akbar, merupakan jawaban dari harapan bahwa Orchid Forest Cikole Lembang dapat sekali lagi menjadi tempat yang memikat dan menstimulasi indera bagi semua penonton setelah pandemi berakhir.

Semangat dan jiwa manusia yang bersama-sama menghadapi peristiwa pandemi selama bertahun-tahun menjadi inspirasi terbesar dalam pembentukan perayaan Forestra. Menurut Barry, kemanusiaan, musik, dan alam, semuanya memiliki pola yang menjadi benang merah dalam terciptanya Forestra sebagai simbol pemulihan umat manusia.

"Alam selalu melalui musim dan siklusnya. Manusia menciptakan pola untuk mengkonseptualisasikan dunia di sekitarnya. Dan melodi-melodi yang terus berulang dalam musik memberikan kenangan yang kuat bagi pendengarnya. Orkestra mengungkap semua keindahan nada dan harmoni tersebut melalui gerakan sederhana seorang konduktor, dan dari situlah tercipta simfoni indah yang mekar, yaitu Forestra," jelas Barry Akbar.

"Kami dengan sungguh-sungguh bersemangat untuk memenuhi janji kami dalam menghadirkan kembali paduan harmoni antara musik dan alam di Orchid Forest Cikole Lembang yang megah. Mari kita menjadi bagian dari perjalanan luar biasa ini," tambahnya.

Penonton yang hadir akan diberikan kesempatan untuk menikmati ruang bernafas yang memukau untuk relaksasi, koneksi, dan penyegaran. Penjualan tiket kategori public sales akan dimulai pada 30 Juni 2023 dan dapat diperoleh melalui tiket.com. Segera dapatkan tiket Forestra mulai dari 180 ribu rupiah untuk menjadi bagian dari pengalaman yang tak terlupakan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan