Sukses

VIDEO: Suami Nikahi Model, Istri Wali Kota Merasa Dicampakkan

Masalah nikah kilat Bupati Garut Aceng H.M. Fikri belum tuntas, kini muncul prahara di rumah tangga Wali Kota Palembang, Sumatra Selatan, Eddy Santana Putra.

Saat proses perceraian dengan istri pertama masih bergulir, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra dikabarkan telah menikahi model panas Eva Ajeng. Wah!

Kabar ini menyeruak setelah istri pertama Eddy, Srimaya Haryanti mengaku telah ditelantarkan dan dicampakkan selama dua tahun. Bahkan, Srimaya mengungkapkan ia beserta dua anaknya tidak pernah diberi nafkah sekalipun dirinya masih menetap di rumah dinas wali kota.

Sebaliknya, Eddy dikabarkan lebih memilih tinggal bersama istri barunya, seorang foto model panas Eva Ajeng yang bernama asli Tuty Alawiyah.

"Rumah tangga kami sudah tidak tenteram lagi, sudah goyah sejak ada perempuan lain memasuki rumah tangga kami. Sejak itu bapak tidak memperhatikan kami lagi," tutur Srimaya kepada tim Hot Shot yang ditayangkan di SCTV, Ahad (30/12/2012).

Kasus menikah tanpa seizin istrinya ini membuat Srimaya dan Edy Santana selalu ribut, hingga berujung gugatan cerai.

Tapi kuasa hukum Eddy Santana yang dihubungi Hot Shot via sambungan telepon punya jawaban tersendiri terhadap tudingan Srimaya tersebut.

"Itu anaknya sampai sekarang juga masih komunikasi dengan bapaknya. Biaya pendidikan kan juga masih ditanggung pak Eddy," kata Do`ak, pengacara Eddy Santana.

Pihak Eddy Santana mengklaim bahwa pisah ranjang karena adanya pertengkaran yang terjadi terus-menerus sehingga tidak ada kecocokan lagi.

Sedangkan pihak Srimaya tetap ngotot bahwa cekcok dipicu adanya kehadiran orang ketiga, yakni Eva Ajeng. Srimaya juga menuding model panas era 90-an itu telah merebut cinta Eddy Santana dari dirinya dan anak-anaknya.

Menurut kuasa hukum Eddy Santana, Eva Ajeng telah dinikahi sang wali kota secara sah hingga memiliki dua anak.

Namun pernikahan Eddy Santana dan Eva Ajeng diduga setelah keduanya memiliki anak. Menurut Srimaya, Eddy baru melayangkan gugatan cerai tanpa sepengetahuan dirinya ke pengadilan agama setempat pada 2011.

Entah pihak mana yang benar? Yang jelas, hingga kini proses perceraian mereka belum final.

Kendati pihak pengadilan agama dan pengadilan tinggi agama telah mengabulkan gugatan cerai Eddy Santana, Srimaya tetap mengambil langkah hukum ke Mahkamah Agung.

"Saya hanya meminta hak-hak saya dan hak-hak anak saya dipenuhi," ucap Srimaya dengan nada parau dan sendu.(ANS)