Resensi Film Animasi Vivo: Petualangan Seekor Kinkajou dalam Musik Rancak Lin-Manuel Miranda

Vivo memberi kesempatan bagi orangtua untuk memperkenalkan satu spesies unik kepada anak: kinkajou.

Diterbitkan 02 Agustus 2021, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Film ini juga bisa memberikan kesempatan untuk orangtua memperkenalkan spesies baru yang mungkin belum pernah dikenal anak-anak di Indonesia: kinkajou.

Kekuatan di Musik

Netflix akan merilis film animasi ini pada 6 Agustus mendatang, dan juga menyertakan versi dubbing berbahasa Indonesia untuk memudahkan para penonton cilik di Tanah Air. Sayang, di luar manfaat ini, ada satu ‘isu’ kecil dari versi dubbing berbahasa Indonesia—hal yang sebenarnya kerap menjadi tantangan dalam film musikal yang telah dialihbahasakan.

Kekuatan terbesar Vivo adalah dari segi musiknya yang dimotori Lin-Manuel Miranda, kreator musikal ikonis Hamilton. Masing-masing lagu memiliki identitas yang kuat, mulai lagu Gabi yang rancak, hingga lantunan suara merdu Gloria Estefan membawakan lagu Marta yang emosional.

Rima dalam lirik bahasa aslinya, memperkokoh ritme dan melodi dalam lagu. Begitu pula vokalisasi dan produksi audio yang begitu dinamis—ini terutama terdengar di lagu milik Gabi. Ketika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, ada beberapa aspek yang tak semantap aslinya—walau tetap terdengar rancak.

Karena itu, bila menonton versi dubbing, jangan lupa mengecek versi aslinya untuk merasakan langsung sidik jari Lin-Manuel Miranda di lagu-lagu film ini, ya!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan