Liputan6.com, Jakarta - PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada periode Januari-Juni 2026. Pada periode itu, perseroan juga mencetak earning before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) tertinggi sepanjang sejarah.
PT Samator Indo Gas Tbk meraup pendapatan Rp 1,5 triliun, naik 8,9% hingga semester I 2026. Pertumbuhan pendapatan didukung permintaan yang tetap kuat dan berbagai sektor strategis terutama industri dan layanan kesehatan yang selama ini menjadi pasar utama perseroan.
Seiring kenaikan pendapatan, laba bersih perseroan tumbuh 178% menjadi Rp 67,4 miliar dibandingkan semester I 2025 sebesar Rp 24,2 miliar. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 65,2 miliar, hampir tiga kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 22,6 miliar.
Advertisement
Kinerja tersebut menurut perseroan ditopang oleh peningkatan margin laba kotor, disiplin dalam pengendalian biaya operasional, serta penurunan beban pembiayaan bersih seiring menurunnya biaya pinjaman dan meningkatnya pendapatan bunga dari cadangan kas.
"Samator mencatatkan kinerja semester pertama yang sangat kuat, dengan EBITDA tertinggi sepanjang sejarah untuk periode semester pertama serta laba bersih yang meningkat hampir tiga kali lipat. Peningkatan margin laba kotor sebesar 160 basis poin mencerminkan perbaikan fundamental dalam operasional kami, mulai dari peningkatan utilisasi pabrik, efisiensi proses produksi, penghematan konsumsi listrik hingga optimalisasi rantai pasok, bukan semata-mata karena faktor non-berulang,” ujar Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Samator Indo Gas Tbk, Rachmat Harsono seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu, (29/7/2026).
Ia mengatakan, perseroan juga terus memperkuat disiplin pengelolaan biaya operasional serta memanfaatkan dan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis.
"Momentum pertumbuhan terus menguat sepanjang semester pertama, di mana penjualan kuartal kedua meningkat sekitar 3% dibandingkan kuartal pertama. Memasuki semester kedua, kami akan tetap berfokus pada eksekusi yang disiplin, pengendalian biaya yang ketat, serta pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi seluruh pemegang saham,” ujar dia.
EBITDA Tertinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
Sementara itu, laba kotor tumbuh 12,8% YoY menjadi Rp 725,6 miliar. Margin laba kotor meningkat 160 basis poin menjadi 47,0%, dibandingkan 45,4% pada semester I 2025. Peningkatan ini didorong oleh berbagai perbaikan operasional yang bersifat struktural, antara lain optimalisasi utilisasi pabrik, peningkatan efisiensi konsumsi listrik, serta optimalisasi rantai pasok.
EBITDA yang dilaporkan (reported EBITDA) meningkat 10,0% YoY menjadi Rp 452,5 miliar, sekaligus menjadi EBITDA semester pertama tertinggi sepanjang sejarah Perseroan, dengan margin EBITDA meningkat menjadi 29,3% dari 29,0% pada periode yang sama tahun lalu. Di luar pos-pos one-off bersih sebesar Rp 2,7 miliar, EBITDA yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) mencapai Rp 449,7 miliar atau tumbuh 13,7% YoY.
Kinerja Operasional
Pertumbuhan pendapatan Perseroan ditopang oleh peningkatan permintaan yang merata di berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan, manufaktur, pengolahan logam, makanan dan minuman, serta industri elektronik.
Profitabilitas operasional juga terus membaik. Pertumbuhan harga pokok penjualan berada di bawah laju pertumbuhan pendapatan sehingga mampu meningkatkan margin laba kotor. Di sisi lain, beban operasional hanya meningkat 8,6% YoY, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan, mencerminkan operating leverage yang semakin kuat.
Momentum pertumbuhan semakin terlihat menjelang akhir semester pertama, dengan EBITDA bulan Juni meningkat 30,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, memberikan fondasi yang kuat untuk memasuki semester kedua.
Kinerja Perseroan juga didukung oleh kualitas pendapatan yang berkelanjutan melalui hubungan jangka panjang dengan pelanggan, tingkat perpanjangan kontrak mencapai 98–100%, kontrak on-site dan minimum offtake jangka panjang, serta posisi Samator sebagai pemimpin pasar gas medis di Indonesia yang melayani rumah sakit dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.
Advertisement
Neraca dan Arus Kas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3370457/original/019306600_1612680676-Laporan_Keuangan.jpg)
Perseroan tetap mempertahankan struktur keuangan yang sehat. Rasio EBITDA terhadap beban bunga meningkat menjadi 3,1 kali dibandingkan 2,6 kali pada semester I 2025, menunjukkan kemampuan Perseroan yang semakin baik dalam memenuhi kewajiban keuangannya.
Arus kas dari aktivitas operasi meningkat menjadi Rp 192,3 miliar dibandingkan Rp 138,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan penjualan, pengendalian biaya yang efektif, serta penurunan beban pembiayaan.
Prospek Usaha
Memasuki semester kedua 2026, Perseroan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dengan profil margin yang semakin kuat. Fokus utama Perseroan tetap pada pemenuhan permintaan yang terus meningkat dari sektor kesehatan, manufaktur, pengolahan logam, dan elektronik, melanjutkan program operational excellence yang telah mendorong peningkatan profitabilitas, serta melakukan investasi kapasitas secara disiplin sesuai dengan kebutuhan pasar yang didukung kontrak jangka panjang.
Dengan fundamental bisnis yang semakin solid, Perseroan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310444/original/096202200_1785317792-cek_fakta_-_pendamping_PKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310760/original/083119000_1785336343-Samator-29_Juli_2026.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4635089/original/050952500_1699055704-Peleburan_2.jpg)