20 Pelat Baja Hilang Dicuri, JPO Kyai Maja Ditutup Sementara

JPO Kyai Maja di Jakarta Selatan ditutup sementara akibat hilangnya 20 titik pelat baja lantai tangga yang diduga dipreteli vandal pada malam hari. Dinas Bina Marga DKI melakukan perbaikan darurat dan menargetkan fasilitas kembali aman digunaan masyarakat.

Diterbitkan 22 September 2026, 20:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • JPO Kyai Maja ditutup sementara karena 20 pelat baja hilang akibat vandalisme.
  • Dinas Bina Marga DKI mengutuk aksi ini dan segera perbaiki JPO yang rusak.
  • Perbaikan dimulai 22 September 2026, JPO dibuka kembali setelah dinyatakan aman.

Liputan6.com, Jakarta - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kyai Maja di Jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan, ditutup sementara usai ditemukannya 20 titik pelat baja lantai tangga yang hilang diduga akibat aksi vandalisme menjelang subuh.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengonfirmasi bahwa temuan tersebut didapat usai jajarannya mengecek lokasi JPO yang berada tepat di samping Kantor Kejaksaan Agung tersebut.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, ditemukan sebanyak 20 titik plat baja yang hilang. Berdasarkan kondisi di lapangan, aksi tersebut diduga terjadi pada malam hari menjelang subuh,” kata Wenny di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Padahal, fasilitas penyeberangan tersebut sebelumnya berada dalam kondisi baik dan baru saja mendapatkan pemeliharaan besar pada akhir 2024, mencakup penggantian seluruh lantai, atap, hingga pengecatan ulang.

Merespons kejadian ini, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan langsung menginventarisasi kerusakan serta menyiapkan material untuk penanganan darurat.

“Perbaikan plat baja pada lantai tangga JPO dijadwalkan mulai dilakukan pada Selasa malam, 22 September 2026, dan ditargetkan selesai pada Rabu, 23 September 2026,” ujar Wenny.

 

Pengerjaan Dilakukan

Demi menjaga keselamatan masyarakat, operasional JPO Kyai Maja dinonaktifkan sementara dan baru akan dibuka kembali setelah seluruh pengerjaan tuntas serta dinyatakan aman untuk melayani warga.

Dinas Bina Marga DKI mengutuk keras aksi pengerusakan fasilitas publik yang merugikan mobilitas masyarakat ini.

Pihaknya pun mengimbau warga untuk ikut menjaga infrastruktur kota serta mengapresiasi masyarakat yang aktif melaporkan kerusakan di lapangan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6