Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar pada perdagangan Selasa (28/7/2026) pagi. Dibuka melemah, IHSG sempat berbalik menghijau, tetapi tak lama kemudian tumbang kembali.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka turun ke level 6.175,19 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 6.185,78. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG berbalik arah menguat ke angka 6.199,44. Namun, pada pukul 09.05 WIB, indeks kembali melemah ke level 6.179,65.
Sementara itu, indeks LQ45 masih mampu bertahan di zona hijau dengan naik 0,05 persen ke posisi 613. Kendati demikian, sebagian besar indeks saham acuan lainnya tercatat mengalami tekanan.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.199 dan level terendah 6.169. Sebanyak 285 saham menguat, tetapi belum mampu membawa IHSG bertahan di zona hijau. Selain itu, 190 saham melemah dan 223 saham stagnan.
Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 142.068 kali dengan volume perdagangan mencapai 2,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat sebesar Rp 88 miliar. Adapun posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di kisaran Rp 18.068.
Dari sisi sektoral, pergerakan saham terpantau bervariasi. Sektor saham transportasi memimpin penguatan dengan naik 0,60 persen, disusul sektor industri yang menguat 0,13 persen. Sebaliknya, sektor kesehatan melemah 0,11 persen dan sektor energi turun 0,17 persen.
Prediksi IHSG Hari Ini
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas pada perdagangan saham Selasa, (28/7/2026). Area koreksi IHSG hari ini yang perlu dicermati di 6.074-6.146. Lalu apa saja strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melanjutkan penurunan sebesar 0,17% ke 6.185, dan masih didominasi tekanan jual dengan volume yang mengecil pada perdagangan saham Senin, 27 Juli 2026. Pergerakan IHSG pun masih berada di moving average (MA) 60 harian.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave iv dari wave © dari wave [iv]. Ia mengatakan, untuk mencermati area IHSG di 6.074-6.146 sebagai area koreksinya. “Adapun kami perkirakan, area penguatan terdekatnya berada di 6.262-6.299,” kata Herditya dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.111,6.007 dan level resistance di 6.599,6.705 pada Selasa pekan ini.
Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.110-6.380.
Advertisement
Rekomendasi Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INKP).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Trading Buy
Saham HRTA menguat 0,52% ke 1.930 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Herditya menuturkan, selama HRTA masih mampu berada di atas 1.865 sebagai stoplossnya, posisi HRTA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a].
Trading Buy: 1.885-1.920
Target Price: 2.040, 2.150
Stoploss: below 1.865
2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness
Saham INDY menguat 6,48% ke 2.630 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA60. “Kami memperkirakan, posisi INDY saat ini berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (A),” kata Herditya.
Buy on Weakness: 2.530-2.590
Target Price: 2.760, 2.890
Stoploss: below 2.450
3.PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) - Buy on Weakness
Saham PGEO menguat 3,55% ke 1.020 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakan PGEO pun masih mampu berada di atas MA20. “Saat ini, posisi PGEO diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i] dari wave 3,” kata dia.
Buy on Weakness: 935-975
Target Price: 1.055, 1.110
Stoploss: below 900
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7805374/original/007527000_1780621590-Tugas__25_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261661/original/081518200_1781753179-AP26168677143684.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261661/original/081518200_1781753179-AP26168677143684.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)