IPO Rans Entertainmen Bidik Rp 429 Miliar, Ini Rencana Penggunaan Dananya

Berikut penggunaan dana IPO PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) akan mengincar dana maksimal Rp 429,25 miliar dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Mengutip prospektus perseroan dari laman e-ipo, Selasa (23/6/2026), PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk menawarkan saham perdana maksimal 2,52 miliar saham ke publik. Jumlah saham yang ditawarkan itu maksimal 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 10 per saham. Harga IPO yang ditawarkan dalam rangka IPO di kisaran Rp 135-Rp 170 per saham. Dengan demikian, perseroan akan meraup dana IPO Rp 429,25 miliar.

Perseroan akan memakai dana IPO antara lain sekitar 6,98% untuk pembayaran lebih awal atau pelunasan dipercepat atas seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Lalu sekitar 18,64% untuk belanja modal. Belanja modal itu dalam rangka ekspansi untuk pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama Cipungland.

Sekitar 37,61% dipakai untuk belanja operasional dalam rangka penyelenggaraan konser yang mengundang artis lokal dan internasional yang akan dilaksanakan di berbagai kota di Indonesia. Selanjutnya sekitar 8,15% untuk membentuk entitas usaha baru bersama dengan partner usaha yakni PT Feedloop Global Teknologi. Hal ini dalam rangka pengembangan bisnis teknologi berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Kemudian sekitar 19,80% akan digunakan oleh perseroan untuk ekspansi usaha melalui akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).

"Sisanya akan digunakan oleh perseroan untuk melakukan penyetoran modal kepada entitas anak perseroan, yaitu RNS, dalam bentuk setoran modal saham yang selanjutnya aka digunakan oleh RNS untuk pengembangan usaha utama dan ekspansi jaringan usaha,” demikian seperti dikutip dari prospektus perseroan.

Untuk menggelar IPO ini, perseroan telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai pelaksana emisi efek.

Kebijakan Dividen dan Jadwal IPO

Terkait kebijakan dividen, setelah IPO, perseroan akan membagikan dividen kepada pemegang saham maksimal 35% dari laba bersih. Pembagian dividen ditentukan berdasarkan hasil RUPS Tahunan Perseroan, dan juga kinerja serta rencana pengembangan bisnis perseroan.

Perkiraan jadwal IPO:

Masa penawaran awal pada 23-25 Juni 2026

Perkiraan tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 30 Juni 2026

Perkiraan masa penawaran umum perdana saham pada 2-8 Juli 2026

Perkiraan tanggal penjatahan pada 8 Juli 2026

Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2026

Perkiraan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026