Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Jumat, (14/8/2026). Kenaikan bursa saham Asia Pasifik terjadi di tengah indeks S&P 500 di wall street yang cetak rekor. Di Korea Selatan, indeks Kospi meroket di atas 2%.
Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang naik lebih dari 0,75%. Indeks Topix bertambah 0,23%. Indeks Kospi di Korea Selatan menguat 2,54% saat pembukaan. Sedangkan indeks saham kapitalisasi kecil Kosdaq menguat 1,1%. Lalu indeks acuan di Australia ASX 200 melemah 0,63%.
Sementara itu, Kontrak berjangka saham (stock futures) tidak banyak berubah pada Kamis malam waktu setempat setelah sesi perdagangan yang mencetak rekor, di mana dua dari tiga indeks acuan utama berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Advertisement
Kontrak berjangka S&P 500 diperdagangkan sedikit di atas level datar, begitu pula dengan kontrak berjangka Nasdaq-100. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik hanya 4 poin.
Pada Kamis, indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi intraday di level 7.816,70. Indeks acuan tersebut juga ditutup pada rekor tertinggi.
Sektor teknologi dan layanan komunikasi termasuk di antara sektor yang mencatat kenaikan signifikan dalam indeks tersebut, masing-masing naik sekitar 1%.
"Pasar saat ini bersikap bullish secara wajar," ujar Anastasia Amoroso, kepala strategi investasi di Partners Group, dalam wawancara dengan program "Closing Bell" CNBC, seraya menyoroti kuatnya kinerja laba perusahaan.
Menurut data FactSet, dengan lebih dari 90% perusahaan S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartal kedua, pertumbuhan laba dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat sekitar 50%.
Amoroso juga mencatat sektor perangkat lunak telah "mengalami reli". "Saya rasa pasar mulai menyadari bahwa mungkin kita belum memperhitungkan risiko-risiko tersebut dengan tepat," ujar dia.
Â
Investor Cermati Data Penjualan Ritel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074971/original/020239200_1584006691-20200312-Wall-Street-6.jpg)
Faktanya, ETF iShares Expanded Tech-Software Sector (IGV) telah naik sekitar 28% dalam enam bulan terakhir setelah sempat anjlok lebih dari 24% pada kuartal pertama. IGV naik lebih dari 3% pada Kamis.
Kenaikan pada Kamis menempatkan S&P 500 dan Nasdaq Composite di jalur menuju kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Menjelang sesi perdagangan Jumat, S&P 500 telah naik 0,5%, sementara Nasdaq Composite naik 0,4%. Di sisi lain, Dow turun 0,4% sepanjang minggu ini (week-to-date).
Tidak ada laporan laba perusahaan besar yang dijadwalkan rilis pada Jumat, tetapi investor akan mencermati data penjualan ritel Juli pada pukul 08.30 pagi waktu setempat (ET). Menurut Dow Jones, para ekonom secara rata-rata memperkirakan adanya pertumbuhan penjualan sebesar 0,1% secara bulanan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409526/original/062736400_1479454522-Korea_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755475/original/077659200_1778657376-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3194080/original/013571700_1596032591-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297900/original/053727000_1784110332-IMG-20260715-WA0019.jpg)