Emiten ITMG Kantongi Pendapatan USD 498 Juta

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat pendapatan naik 3% tetapi laba bersih turun 15,8% pada kuartal I 2026.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 06:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat kinerja keuangan beragam pada kuartal pertama 2026. Perseroan mencatat kenaikan pendapatan tetapi laba turun hingga Maret 2026.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk meraup pendapatan sebesar USD 498 juta hingga Maret 2026, naik 3% dibandingkan Maret 2025 sebesar USD 482,51 juta.

Perseroan mencatat volume penjualan sebesar 6,3 juta ton atau naik 6% year on year sedangkan average sale price (ASP) turun 3% year on year (YoY).

Sementara itu, beban pokok pendapatan meningkat sebesar 5% secara tahunan menjadi USD 364,82 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 347,16 juta.

“Hal itu terutama disebabkan oleh volume penjualan batu bara yang lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang didukung oleh penjualan dari pihak ketiga sebesar 0,7 juta ton dan persediaan batu bara yang dimiliki pada akhir tahun 2025,” demikian mengutip keterangan resmi, Kamis (!4/5/2026).

Beban penjualan menurun sedikit sebesar 2% menjadi USD 43 juta, sementara beban umum dan administrasi meningkat sebesar 9% menjadi USD 13 juta, sehingga total beban operasional tercatat sebesar USD 56 juta pada kuartal pertama 2026, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Laba kotor perseroan turun 1,91% menjadi USD 132,75 juta dari periode sama tahun sebelumnya USD 135,35 juta.

Mengutip laporan Keuangan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 15,8% menjadi USD 54,07 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 64,96 juta.

Perseroan mencatat laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi USD 0,05 pada kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 0,06.

 

Beban Pajak Penghasilan dan Royalti kepada Pemerintah

Beban pajak penghasilan meningkat menjadi USD 26 juta pada kuartal pertama 2026 dari USD 19 juta pada kuartal pertama 2025.

Sementara itu, royalti kepada pemerintah meningkat sebesar 9% year-on-year menjadi USD 58 juta pada kuartal pertama 2026, terutama disebabkan oleh kenaikan volume penjualan.

Per 31 Maret 2026, total aset tercatat sebesar USD 2.405 juta, relatif sama dengan nilai pada akhir 2025. Kas dan setara kas tercatat sebesar USD 747 juta sementara deposito jangka pendek mencapai USD 192 juta, sehingga secara total mewakili 39% dari total aset. 

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas

Total liabilitas turun menjadi USD 480 juta pada akhir Maret 2026 dari USD 498 juta pada akhir tahun 2025. Sementara itu, total ekuitas meningkat menjadi USD 1.925 juta dari USD 1.908 juta pada akhir 2025 terutama karena peningkatan laba ditahan menjadi USD 1.533 juta dari USD 1.478 juta, yang sebagian dikurangi oleh pembelian saham treasuri sebesar USD 12 juta pada kuartal pertama 2026.

Produksi Batu Bara

ITMG mencatatkan produksi batu bara sebesar 4,7 juta ton pada kuartal pertama 2026, dibandingkan dengan 5,3 juta ton pada kuartal pertama 2025 dikarenakan curah hujan yang mempengaruhi volume produksi.

Sementara itu, volume penjualan meningkat sebesar 6% secara tahunan menjadi 6,3 juta ton sehingga terjadi kenaikan pendapatan sebesar 3% year-on-year meskipun terjadi sedikit penurunan harga jual rata-rata (ASP) dari USD 82/ton pada kuartal pertama 2025 menjadi USD 79/ton pada kuartal pertama 2026.