IHSG Tersungkur 1,14% Imbas Masih Dibayangi Sentimen Royalti Minerba

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot hingga meninggalkan posisi 6.900 pada sesi pertama perdagangan saham, Senin, (11/5/2026).

Diterbitkan 11 Mei 2026, 13:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  masih melanjutkan koreksi pada sesi pertama perdagangan saham Senin, (11/5/2026). Analis menilai, rencana pemerintah untuk menaikkan royalty minerba membayangi IHSG hari ini.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup turun 1,14% menjadi 6.890,27 pada sesi pertama perdagangan saham. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,75% menjadi 666,32. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.968,92 dan level terendah 6.846,63. Sebanyak 439 saham memerah sehingga bebani IHSG. 236 saham menguat dan 138 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 24,2 miliar saham dengan nilai transaksi harian saham Rp 11,4 triliun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, koreksi dari IHSG ini sejalan dengan skenario yang disampaikan pada laporan pagi, di mana IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya.

Ia menambahkan, di sisi lain, koreksi dari IHSG ini sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa regional Asia yang terkoreksi dan nilai tukar Rupiah yang kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Pemberat dari IHSG ada pada sektor energi dan basic material, di mana kami perkirakan dipengaruhi oleh usulan rencana pemerintah untuk menaikkan royalti minerba serta hari ini adanya ex dividen dari BMRI yang membuat emiten tersebut turun cukup dalam,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Pada sesi pertama, hanya dua sektor saham tertekan. Sektor saham transportasi turun 3,56%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi melemah 2,51%, sektor saham basic merosot 1,22%, dan sektor saham industri turun 1,53%.

Lalu sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 0,62%, sektor saham consumer siklikal turun 0,15%, sektor saham keuangan merosot 1,61%. Lalu sektor saham properti melemah 0,66% dan sektor saham transportasi tergelincir 3,58%.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham LABS naik 34,16%
  • Saham MEDS naik 30,77%
  • Saham IKPM naik 29,65%
  • Saham DPUM naik 27,33%
  • Saham FIRE naik 22,06%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham NIKL merosot 15%
  • Saham ASPR merosot 14,91%
  • Saham SHIP merosot 14,90%
  • Saham MGNA merosot 10,59%
  • Saham HRME merosot 10%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham PADI tercatat 146.328 kali
  • Saham BMRI tercatat 64.349 kali
  • Saham MEDS tercatat 56.337 kali
  • Saham BUMI tercatat 48.124 kali
  • Saham ESIP tercatat 46.613 kali

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BMRI senilai Rp 1,1 triliun
  • Saham BUMI senilai Rp 510,9 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 417,9 miliar
  • Saham BRPT Rp 373,4 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 354,4 miliar.
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • IHSG Hari Ini
  • royalti minerba
  • Perdagangan Saham