BNI Lepas Mayoritas Saham BNI Asset Management ke Danantara, Nilainya Rp 359,64 Miliar

BNI menjual mayoritas saham PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (PT DAM).

Diterbitkan 05 April 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengungkapkan rencana transaksi afiliasi melalui anak usahanya, PT BNI Sekuritas (BNIS), yang akan menjual mayoritas saham PT BNI Asset Management (BNI AM) kepada PT Danantara Asset Management (PT DAM).

Melansir keterbukaan informasi, Minggu (5/4/2026), disebutkan bahwa BNIS telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) pada 1 April 2026 terkait penjualan 39.960.000 lembar saham BNI AM atau setara 99,9% kepemilikan. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 359.640.000.000. masing-masing saham bernilai nominal Rp 1.000.

Transaksi ini akan mengakibatkan pengambilalihan BNI AM oleh PT DAM, dengan penyelesaian yang masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan, termasuk persetujuan regulator sesuai ketentuan yang berlaku.

Manajemen menyatakan transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena BNIS dan PT DAM berada dalam kendali tidak langsung pihak yang sama, yakni Negara Republik Indonesia. Namun demikian, transaksi tersebut ditegaskan tidak mengandung benturan kepentingan.

Berdasarkan penilaian independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan (KJPP SRR), nilai pasar BNI AM tercatat sebesar Rp 354,85 miliar. Dengan demikian, nilai transaksi dinilai lebih tinggi dari nilai pasar dan dinyatakan wajar.

Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa transaksi ini berpotensi meningkatkan kinerja keuangan perseroan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

 

Strategi Bangun Perusahaan Manajemen Aset yang Kompetitif

Manajemen menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi PT DAM sebagai holding operasional untuk membangun perusahaan manajemen aset yang lebih kompetitif dan mampu menciptakan sinergi bisnis yang lebih kuat di dalam ekosistem BUMN.

Direksi dan Dewan Komisaris BNI juga memastikan bahwa seluruh proses transaksi telah melalui prosedur yang memadai dan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.Â