Liputan6.com, Jakarta - Head of Corporate Investor Relations PT Astra Internasional Tbk (ASII), Tira Ardianti, menegaskan masih ada ruang belanja modal yang cukup besar untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Tira menuturkan, perusahaan masih memiliki sisa alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 17,26 triliun yang disiapkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
"Untuk ke depan, sisa belanja modal nanti yang akan kami alokasikan untuk belanja modal yang disiplin pastinya. Nanti kami akan alokasikan untuk belanja modal yang mendukung pertumbuhan bisnis ke depannya, dan juga tentunya belanja modal ini dari waktu-waktu terus kami evaluasi ya dan kami pastikan bahwa belanja modal itu harus mendukung aktivitas bisnis ke depannya,” ujar Tira, saat Astra Media Day, Rabu (23/9/2026).
Advertisement
Berdasarkan laporan keuangan 30 Juni 2026, PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan laba bersih hingga 19% menjadi Rp 12,5 triliun pada semester I 2026. Meski demikian, pendapatan bersih konsolidasian grup tercatat Rp 157,9 triliun, turun 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara laba bersih di luar item non-recurring tercatat Rp 14,9 triliun, turun 7%.
Presiden Direktur Astra International, Rudy, mengatakan penurunan kinerja grup secara keseluruhan murni disebabkan oleh melemahnya kontribusi dari bisnis Solusi Pertambangan & Alat Berat, sementara dua lini bisnis inti lainnya justru tumbuh positif.
"Pada semester pertama 2026, Grup mencatat peningkatan kontribusi dari bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan. Namun, penurunan kontribusi dari bisnis Solusi Pertambangan & Alat Berat mengakibatkan penurunan laba bersih Grup secara keseluruhan," kata Rudy dalam keterangan resmi.
Laba bersih segmen Otomotif naik 9% menjadi Rp 5,9 triliun, sementara Jasa Keuangan tumbuh 6% menjadi Rp 4,6 triliun. Sebaliknya, kontribusi Solusi Pertambangan & Alat Berat anjlok 46% menjadi Rp 2,7 triliun, akibat minimnya penjualan emas dari tambang Martabe serta penurunan kuota produksi batu bara nasional (RKAB).
Komitmen Astra
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3194079/original/097851200_1596032514-Foto_01.jpg)
Sejak Mei 2026, Astra telah mengumumkan Strategy Roadmap baru yang bertumpu pada empat pilar, yakni Focus, Clarity, Discipline, dan Commitment, dengan memfokuskan grup pada tiga core businesses: Otomotif, Jasa Keuangan, dan Solusi Pertambangan & Alat Berat.
"Kami yakin terhadap keunggulan operasional, resiliensi dan kekuatan neraca keuangan Astra, yang didukung oleh alokasi modal yang disiplin dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis," ujarnya.
Sebagai bagian dari kerangka alokasi modal yang lebih disiplin itu, Astra juga menjalankan program pembelian kembali saham (share buyback) baru senilai hingga Rp 8 triliun untuk 12 bulan ke depan, yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juli 2026.
"Kami akan senantiasa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus memposisikan Grup untuk dapat memberikan peningkatan total imbal hasil bagi para pemegang saham serta mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," pungkas Rudy.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355619/original/023680000_1790138067-FALSE__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356083/original/074303800_1790152592-cek_fakta_-_alat_pertanian_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356282/original/036685400_1790157425-Astra_International-23_September_2026a.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294334/original/010162200_1753366508-e67d6a29-2ddd-488d-ae1c-fa821acf83df.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4548435/original/093739200_1692767588-magnet-me-315vPGsAFUk-unsplash.jpg)