IHSG Hari Ini Melesat 1,5% Setelah BI Rate Tetap

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada sesi kedua perdagangan saham di tengah pengumuman BI Rate pada Rabu, (23/9/2026).

Diterbitkan 23 September 2026, 15:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada perdagangan saham sesi kedua, Rabu (23/9/2026). Kenaikan IHSG hari ini setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan atau BI Rate di 5,75%.

Berdasarkan data RTI, saat dipantau pukul 15.32 WIB, IHSG melonjak 1,51% menjadi 6.371. Indeks saham LQ45 bertambah 1,28% menjadi 633. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, penguatan IHSG inline dengan analisis yang disampaikan pada laporan teknikal pagi, di mana ada potensi IHSG rebound pada pergerakan hari ini.

“Di sisi lain, penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas pergerakan bursa regional Asia yang menguat dan BI rate yang sesuai dengan konsensus pasar (sudah priced-in),” ujar dia saat dihubung Liputan6.com.

Pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 6.376,49 dan level terendah 6.253,73. Sebanyak 432 saham menguat sehingga angkat IHSG. 200 saham melemah dan 162 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.743.926 kali dengan volume perdagangan saham 32,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,8 triliun. Posisi dolar Amerika Seriakt terhadap rupiah di kisaran 17.819.

Di antara sektor saham, sektor saham kesehatan turun 0,42%. Sektor saham basic mendaki 3,55%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi melambung 2,48%, sektor saham industri bertambah 2,21%, dan sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,84%.

Lalu sektor saham siklikal melompat 2,31%, sektor saham keuangan bertambah 0,65%, sektor saham properti menanjak 1,57%, sektor saham teknologi bertambah 0,42%, sektor saham infrastruktur menguat 1,2% dan sektor saham transportasi melambung 1,24%.

 

BI Rate Tetap

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22–23 September 2026. BI mempertahankan suku bunga tersebut untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan keputusan tersebut tetap diarahkan untuk menjaga inflasi dalam sasaran 2,5% ± 1% pada 2026 dan 2027 serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan Lending Facility sebesar 6,5%.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 22 hingga 23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,5 persen,” kata Destry dalam konferensi pers RDG BI di Kantor Bank Indonesia, Rabu (23/9/2026).

Destry mengatakan BI akan memperkuat kebijakan untuk menarik aliran modal asing dan menjaga stabilitas rupiah. BI juga akan mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing untuk memperkuat transmisi kebijakan moneter.

“Bank Indonesia akan terus memperkuat kebijakan insentif untuk menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas,” ujar Destry.

BI juga mempertahankan kebijakan makroprudensial yang longgar untuk meningkatkan kredit atau pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. Di sisi lain, kebijakan sistem pembayaran akan diarahkan untuk memperluas akseptasi pembayaran digital, memperkuat struktur industri, serta meningkatkan keandalan infrastruktur pembayaran.

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • IHSG Hari Ini
  • BI Rate
  • Perdagangan Saham