Rekomendasi Saham Hari Ini 2 April 2026: EMAS, MBMA, ADMR, WIFI, ARCI hingga PGEO

Berikut rekomendasi saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi naik pada perdagangan saham Kamis, (2/4/2026).

Diterbitkan 02 April 2026, 09:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (2/4/2026). Lalu bagaimana rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 1,93%, tetapi masih disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 163 miliar. Saham-saham yang paling dijual asing antara lain saham BMRI, BBRI, BBNI, ANTM dan ITMG.

“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini,” ujar Head of Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.025-7.130 dan level resistance 7.200-7.300 pada perdagangan Kamis pekan ini.

Dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG kembali bertengger di atas moving average (MA) 10 harian setelah menyelam di bawah-nya sejak 26 Februari 2026. “Ini bisa jadi tanda recovery yang masih sangat awal, menjanjiakn untuk menggantikan fase bottoming ini jadi pola bullish reversal double bottom dengan resistance target di 7.325,” demikian seperti dikutip.

Jika target itu ditembus akan buka ke arah 7.450, 7.670-7.740. “Sarankan akumulasi, average up bertahap di pekan pendek,” demikian seperti dikutip.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Essa Industries Tbk (ESSA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Sedangkan Kiwoom Research memilih saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).

Trading Idea hari ini: EMTK, EMAS, ESSA, MBMA, ADMR, dan WIFI

EMTK Spec Buy dengan area beli di 745-760, cutloss di bawah 725. Target dekat di 785-820.

EMAS Spec Buy dengan area beli di 8350-8475, cutloss di bawah 8300. Target dekat di 8675-8950.

ESSA Spec Buy dengan area beli di 660-670, cutloss di bawah 650. Target dekat di 685-710.

MBMA Spec Buy dengan area beli di 690-730, cutloss di bawah 670. Target dekat di 750-810.

ADMR Spec Buy dengan area beli di 1950-1980, cutloss di bawah 1940. Target dekat di 2050-2120.

WIFI Buy if Break 2260, dengan target dekat di 2300-2380. Cutloss di bawah 2210.         

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 1 April 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga kembali ke 7.100 pada perdagangan saham Rabu, (1/4/2026). Namun, transaksi harian masih di bawah Rp 20 triliun dan sebagian besar sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 1,93% ke posisi 7.184,43. Indeks saham LQ45 bertambah 1,53% ke posisi 726,78. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.207,16 dan level terendah terendah 7.136,24. Sebanyak 475 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 209 saham melemah dan 135 saham diam di tempat.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, kenaikan IHSG hari ini lebih didorong oleh faktor teknikal rebound setelah tekanan cukup dalam sebelumnya sehingga banyak investor memanfaatkan momentum untuk melakukan bottom fishing, terutama di saham-saham kapitalisasi besar.

 

Sektor Saham

Selain itu, sentimen konflik Timur Tengah yang sedikit mereda ikut memberikan ruang bagi masuknya kembali aliran dana meskipun masih terbatas.

“Namun, saya melihat penguatan ini masih bersifat terbatas dan rentan volatilitas, karena faktor eksternal dan arus dana asing masih akan menjadi penentu utama arah IHSG ke depan,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Total frekuensi perdagangan saham 2.014.274 kali dengan volume perdagangan saham 31,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.970.

Dari 11 sektor saham, satu sektor saham melemah. Sektor saham kesehatan turun 0,20%. Sektor saham industri meroket 6,11%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal menanjak 5,22%, sektor saham basic naik 3,55%, sektor saham infrastruktur bertambah 3,01%.

Selain itu, sektor saham energi mendaki 2,11%, sektor saham consumer nonsiklikal melesat 1,15%, sektor saham keuangan naik 0,17%, sektor saham properti menguat 1,25%, sektor saham teknologi mendaki 1,46%, sektor saham transportasi naik 1,79%.

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • Rekomendasi Saham
  • Perdagangan Saham
  • Aksi Jual