Liputan6.com, Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menegaskan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan terhadap anak usaha, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON), tidak berdampak terhadap kinerja keuangan maupun operasional perseroan.
Penegasan tersebut disampaikan WIKA dalam tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang disampaikan melalui keterbukaan informasi, dikutip Minggu (19/7/2026).
Perseroan juga menyatakan hingga kini masih menunggu rincian lebih lanjut terkait dasar pengajuan PKPU oleh PT Niko Putra Pradama.
Advertisement
Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Ngatemin mengatakan, perseroan belum memperoleh informasi lengkap mengenai latar belakang gugatan yang diajukan pemohon.
"Hingga saat ini Perseroan masih menunggu detail lebih lanjut mengenai latar belakang diajukannya PKPU oleh PT Niko Putra Pradama (Pemohon),” ujar Ngatemin.
Selain itu, WIKON juga belum menerima rilis resmi dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait permohonan PKPU tersebut. Karena itu, nilai gugatan yang diajukan belum dapat diketahui.
Menurut perseroan, permohonan PKPU tersebut tidak memberikan dampak terhadap kondisi keuangan maupun aktivitas operasional WIKA maupun WIKON.
“Permohonan PKPU tersebut tidak memiliki dampak terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional Perseroan dan WIKON,” ujar Ngatemin.
Sidang Perdana Digelar 22 Juli 2026
WIKA mengungkapkan perkembangan terbaru perkara tersebut. Persidangan perdana dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan agenda pemeriksaan legal standing para pihak.
Perseroan menegaskan, akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berkomitmen mengikuti seluruh tahapan persidangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Di sisi lain, WIKA juga memastikan tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian material lainnya yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha maupun kegiatan operasional perseroan.
Kontribusi WIKON ke Kinerja WIKA
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4220931/original/010439400_1668038510-Laba_Rugi_3.jpg)
Dalam keterbukaan informasi tersebut, WIKA juga memaparkan kontribusi WIKON terhadap laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026. WIKON menyumbang sebesar 3,65% terhadap total aset konsolidasian WIKA, sementara kontribusi terhadap total liabilitas mencapai 6,04%.
Adapun kontribusi pendapatan tercatat sebesar 6,12%. Sementara itu, kontribusi ekuitas WIKON tercatat sebesar minus 219,62%, mencerminkan posisi ekuitas negatif pada entitas anak tersebut dalam laporan keuangan konsolidasian per akhir Maret 2026.
Meski demikian, WIKA menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat informasi material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan hidup perusahaan maupun operasional perseroan di tengah proses PKPU yang sedang berlangsung.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755472/original/086144900_1778657370-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432724/original/083241100_1764821781-AP25337713644646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257094/original/041007200_1781205796-000_B6T99LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166509/original/037413000_1742274435-20250318-Latihan_Timnas_Prancis-AFP_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2786040/original/003102600_1556014615-20190423-Blue-Bird-Siap-Operasikan-Taksi-Listrik-Pertama-di-Indonesia3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)