Cara Menanam Daun Bawang di Botol Bekas yang Mudah Dirawat, Hemat Tempat dan Cocok untuk Pemula

Cara menanam daun bawang di botol bekas ternyata mudah dilakukan di rumah. Simak langkah-langkah, media tanam, hingga tips perawatannya agar tumbuh subur.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 22:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menanam sayuran sendiri di rumah semakin diminati masyarakat Indonesia. Selain menghemat pengeluaran dapur, aktivitas berkebun juga menjadi hobi yang menyenangkan sekaligus membuat halaman atau teras rumah terlihat lebih hijau.

Salah satu tanaman yang paling mudah dibudidayakan adalah daun bawang. Tanaman ini tidak membutuhkan lahan luas dan bisa tumbuh dengan baik menggunakan botol plastik bekas sebagai pot tanam. Cara ini juga menjadi solusi untuk mengurangi limbah plastik sekaligus memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai.

Bahkan, daun bawang termasuk tanaman yang cepat tumbuh. Jika dirawat dengan baik, Anda sudah bisa mulai memanen dalam waktu sekitar 6–8 minggu setelah tanam.

Berikut panduan lengkap Liputan6.com cara menanam daun bawang di botol bekas yang cocok diterapkan oleh pemula.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum memulai, siapkan beberapa bahan berikut:

  • Botol plastik bekas ukuran 1–1,5 liter
  • Bibit daun bawang (anakan atau pangkal daun bawang dari dapur)
  • Tanah gembur
  • Kompos atau pupuk kandang matang
  • Sekam bakar atau cocopeat (opsional)
  • Cutter atau gunting
  • Paku atau solder untuk membuat lubang drainase
  • Air secukupnya

Cara Membuat Pot dari Botol Bekas

Botol plastik dapat diubah menjadi pot sederhana hanya dalam beberapa menit.

Langkah-langkahnya:

  • Bersihkan botol bekas hingga tidak ada sisa minuman.
  • Potong bagian samping botol membentuk lubang memanjang.
  • Buat beberapa lubang kecil di bagian bawah sebagai saluran pembuangan air.
  • Jika ingin digantung, buat dua lubang tambahan di sisi kanan dan kiri botol untuk memasukkan tali.
  • Pastikan lubang drainase cukup banyak agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar membusuk.

Menyiapkan Media Tanam

Agar daun bawang tumbuh subur, gunakan media tanam yang mampu menyimpan air sekaligus memiliki sirkulasi udara yang baik.

Campuran media yang bisa digunakan yaitu:

  • 2 bagian tanah
  • 1 bagian kompos
  • 1 bagian sekam bakar atau cocopeat
  • Aduk hingga merata, lalu isi botol sekitar tiga perempat bagian.

Cara Menanam Daun Bawang

Terdapat dua cara yang paling mudah.

1. Menggunakan Pangkal Daun Bawang Bekas Dapur

Jangan langsung membuang bagian akar daun bawang setelah memasak.

Caranya:

  • Sisakan pangkal sekitar 5–7 cm beserta akarnya.
  • Rendam akar dalam air selama 1–2 hari hingga muncul tunas baru.
  • Tanam ke media dengan posisi akar menghadap ke bawah.
  • Timbun tipis menggunakan tanah.
  • Metode ini menjadi cara paling praktis karena tidak perlu membeli bibit.

2. Menggunakan Anakan Daun Bawang

Jika membeli bibit di toko pertanian:

  • Pisahkan anakan secara perlahan.
  • Tanam sedalam 3–5 cm.
  • Beri jarak sekitar 5–10 cm apabila satu botol diisi lebih dari satu tanaman.

Cara Menyiram yang Benar

Daun bawang menyukai media yang lembap, tetapi tidak terlalu basah.

Penyiraman cukup dilakukan:

  • Setiap pagi.
  • Tambahan sore hari saat cuaca sangat panas.
  • Kurangi penyiraman ketika musim hujan.
  • Hindari menyiram secara berlebihan karena akar mudah membusuk.

Penempatan yang Ideal

Supaya tumbuh maksimal, letakkan botol di lokasi yang memperoleh sinar matahari sekitar 4–6 jam setiap hari.

Beberapa lokasi yang cocok antara lain:

  • Teras rumah
  • Balkon
  • Halaman belakang
  • Dekat jendela yang terkena sinar matahari

Jika terlalu teduh, daun bawang cenderung tumbuh kurus dan memanjang.

Pemupukan Agar Daun Lebih Rimbun

Tambahkan pupuk organik setiap 2–3 minggu sekali.

Pilihan pupuk yang dapat digunakan:

  • Kompos
  • Pupuk kandang matang
  • Pupuk cair organik

Pemupukan rutin membantu daun menjadi lebih hijau dan pertumbuhannya lebih cepat.

Cara Panen Daun Bawang

Daun bawang biasanya siap dipanen ketika tingginya mencapai sekitar 25–35 cm.

Cara memanennya cukup mudah:

  • Gunakan gunting yang bersih.
  • Potong bagian daun sekitar 2–3 cm di atas pangkal.
  • Jangan mencabut seluruh tanaman.
  • Teknik ini memungkinkan daun bawang tumbuh kembali sehingga dapat dipanen berkali-kali.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Agar tanaman tidak mudah mati, hindari beberapa kesalahan berikut:

  • Menggunakan botol tanpa lubang drainase.
  • Menyiram terlalu banyak.
  • Meletakkan tanaman di tempat yang minim sinar matahari.
  • Menggunakan tanah yang terlalu padat.
  • Memanen dengan mencabut seluruh tanaman.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6