ROCK Lunasi Utang Rp 200 Miliar ke Bank Mandiri, Siapkan Ekspansi di Bali dan Jakarta

PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) telah melunasi utang kredit investasi senilai Rp 200 miliar ke PT Bank Mandiri .

Diterbitkan 15 Desember 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) telah melunasi utang kredit investasi senilai Rp 200 miliar ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Perusahaan bakal fokus melakukan ekspansi bisnis pada 2026, tahun depan.

Presiden Komisaris Rockfields, Faisal Rachman, mengatakan percepatan pelunasan dilakukan karena kondisi keuangan perusahaan kini lebih solid.

“Selama ini dunia usaha walaupun sempat terdampak pandemi, hubungan kami dengan bank saling memahami dan kewajiban dapat kami selesaikan dengan baik. Ketika kondisi kami semakin kuat, kami membuktikan dapat melunasi fasilitas tersebut lebih cepat,” ujar Faisal dalam keterangannya, Sabtu (13/12/2025).

Seiring dengan pelunasan utang tersebut, ROCK juga tengah menyiapkan proyek-proyek baru yang akan digarap mulai tahun depan. Temasuk proyek baru di kawasan Rasuna Said, Jakarta. Selain itu, tren perbaikan ekonomi juga turut berdampak baik ke emiten properti.

“IHSG juga menunjukkan kinerja positif, bahkan sudah melampaui level 8.000. Sebagai perusahaan terbuka, kondisi ini membuat kami semakin optimistis,” katanya.

Senada, Wakil Presiden Rockfields, Bambang Ferdian, menjelaskan, struktur keuangan solid ini ditopang kinerja properti milik perusahaan. Adapun, okupansi gedung Rockfields saat ini telah mencapai hampir 90 persen, sehingga memberikan ruang lebih besar bagi perseroan memperbaiki posisinya.

 

Tidak Memiliki Utang

Bambang menegaskan, hal tersebut menjadikan ROCK sebagai perusahaan yang kuat secara kinerja dan finansial. Apalagi, dia mengklaim kalau perusahaan properti ini tidak memiliki utang.

“Dengan struktur keuangan yang kuat dan positif, kami ingin memberikan sinyal kepada investor bahwa Rockfields berada di jalur yang tepat. Kami mungkin satu-satunya pengembang properti yang tidak memiliki utang, memiliki ekuitas sendiri, dan landbank strategis,” kata Bambang.

Terkait prospek sektor properti, Bambang menilai momentum kebangkitan sudah terlihat, seiring perbaikan kebijakan investasi dan pemulihan ekonomi global. "Kami memiliki landbank strategis di CBD Jakarta maupun Bali. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang pro-investasi, kami yakin sektor properti akan jauh lebih baik ke depan,” ujar Bambang.

 

Kerja Sama Lanjutan

Ia mengungkapkan perusahaan telah menyiapkan sejumlah pipeline proyek untuk tahun depan. Penggunaan pinjaman baru tetap terbuka, namun Mandiri tetap menjadi mitra utama.

“Untuk fasilitas berikutnya akan diputuskan bersama dalam manajemen, tetapi karena sejak awal didukung oleh Mandiri, otomatis kami akan bersama Mandiri,” ujarnya.

Vice President Commercial Banking & Group Sector Construction, Property & Hotel Bank Mandiri, Dirasia Sitepu, mengatakan percepatan pelunasan kredit Rockfields mencerminkan tata kelola dan manajemen keuangan perusahaan yang baik. “Kami percaya ini bukan akhir, tetapi awal dari peluang baru untuk proyek berikutnya,” tambahnya.