Liputan6.com, New York - Bursa Amerika Serikat (AS) sumringah di mana indeks Standard & Poor 500 mencapai rekor di hari kedua seiring meredanya spekulasi tentang kebuntuan utang Yunani dan meningkatnya harga minyak dunia.
Indeks S & P 500 naik 0,1 persen menjadi 2.100 pada pukul 04:00 waktu New York. Pasar AS ditutup untuk liburan pada hari Senin.
Sementara Dow Jones Industrial Average naik 28,23 poin atau 0,16 persen ke posisi 18.047,58. Nasdaq Composite menambahkan 5,43 poin atau 0,11 persen ke level 4.899,27.
"Reli yang berlangsung cukup lumayan di sini," ujar Randy Frederick, Direktur Perdagangan dan Derivatif Charles Schwab Corp. melansir laman Reuters.
Dia mengatakan sebelumnya harga minyak sedang menuju posisi lebih rendah namun kini sudah berbalik arah. "Perkembangan di Yunani ikut mempengaruhi cukup besar, tapi aku akan mengatakan ini lebih banyak karena minyak," tutur dia.
Advertisement
Terkait Yunani, pemerintah negara ini dikatakan dapat meminta perpanjangan perjanjian pinjaman selama enam bulan. Langkah yang bisa meredakan pertikaian dengan kreditor atas pembiayaan masa depan negara.
Dengan tidak ada masalah, pemerintah bisa kehabisan uang pada bulan Maret dan dipaksa untuk memilih antara melanggar janji pemilu atau meninggalkan euro.
Saham yang mengangkat indeks S&P antara lain, Medtronic Plc yang naik setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan analis, sebesar 0,5 persen.
Indeks S & P 500 naik ke posisi tinggi pekan lalu karena saham teknologi menguat dan minyak rebound untuk mengakhiri dip terpanjang saham sejak 2013.
Tanda-tanda meredakan ketegangan antara Yunani dan para pemimpin Eropa juga membantu mendorong ekuitas AS lebih tinggi.(Nrm)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074967/original/055589500_1584006686-20200312-Wall-Street-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5542419/original/021640400_1774942811-20260331-harga-minyak-naik-saham-nikkei-dan-as-anjlok-lagi-di-tengah-perang-iran-692185.jpg)