Liputan6.com, Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Farmasi, PT Kimia Farma Tbk mengeluhkan kondisi pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus Rp 12.500 dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini membuat emiten berkode KAEF itu harus menderita kerugian kurs dalam catatan keuangannya.
Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Djoko Rusdiyanto mengatakan, beban keuangan perseroan pada tahun lalu semakin berat karena terjadi depresiasi kurs rupiah.
"Pelemahan rupiah sangat lama di 2013 sampai akhir tahun di level Rp 10.900- Rp 12.500 per dolar AS. Dampaknya belanja bahan baku kami meningkat," terang dia di Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Hal itu karena, lanjut Djoko, perusahaan mengasumsikan belanja bahan baku dengan perhitungan kurs rupiah Rp 10.600 per dolar AS. "Karena jadi Rp 12.500 per dolar AS, kami mengalami kerugian kurs Rp 18 miliar saja," ucapnya.
Beruntung, kata dia, Kimia Farma mencatatkan penguatan pasar ekspor obat ke Timor Leste dengan nilai tender awal US$ 10 juta meski yang terealisasi baru US$ 7 juta.
Djoko berharap, kondisi tahun ini menunjukkan arah perubahan, salah satunya dengan penguatan nilai tukar rupiah. Sehingga perseroan tak akan mengalami kerugian terlalu dalam.
"Tapi kami sudah hitung-hitung belanja dengan asumsi kurs Rp 12.000. Jadi kalau ada depresiasi, mudah-mudahan tidak berbeda jauh dengan tahun lalu," paparnya.
Terkait dampak rupiah terhadap kenaikan harga obat, Djoko belum bisa memastikannya. Sebab perseroan masih terus melihat secara periodik kondisi pasar. "Belum bisa tentukan ada kenaikan atau tidak dan berapanya, karena kami selalu tinjau," cetus dia.
Manajemen PT Kimia Farma Tbk menargetkan meraup penjualan Rp 5,35 triliun atau tumbuh 18% pada tahun ini dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 4,34 triliun. Sementara laba bersih dipatok meningkat 10% sebesar Rp 235 miliar dari realisasi tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 214,55 miliar.
BUMN Farmasi Rugi Kurs Akibat Rupiah Loyo
Manajemen PT Kimia Farma Tbk menargetkan penjualan tumbuh 18% menjadi Rp 5,35 triliun pada 2014.
Copy Link
Batalkan
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20301 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
- FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20262 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
- Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
- Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
- Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20264 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
- Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
- Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
- Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
- FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
- Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
- Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
- Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)