Kapal Kimia Terbakar di Perairan Bombana, 2 ABK Tewas

KM Legenda Nusantara 99 membawa bahan kimia dan alat berat terbakar di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena.

OlehFauzan
Diterbitkan 01 September 2026, 18:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - KM Legenda Nusantara 99 membawa bahan kimia dan alat berat terbakar di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (1/9/2026). Dua anak buah kapal (ABK) tewas, sementara tiga lainnya mengalami keracunan akibat insiden tersebut.

Kapal tersebut membawa 13 orang dan sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Morowali, Sulawesi Tengah. Kebakaran diduga terjadi setelah cairan kimia yang diangkut kapal mengalami kebocoran.

Plh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Iwan Gunawan, mengatakan seluruh ABK telah dievakuasi oleh kapal penolong KM KBR Benua Dua. Para korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Tampo untuk mendapatkan penanganan medis.

"Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna bersama potensi SAR diberangkatkan menuju titik pertemuan Medevac dengan menggunakan speedboat milik Polair," kata Iwan, Selasa (1/9/2026).

Dalam proses evakuasi, dua ABK dilaporkan meninggal dunia. John Petro (42), yang merupakan Mualim II, meninggal dunia di atas kapal setelah insiden terjadi.

 

Sementara Yudi Bagus (22), ABK bagian jurusan minyak, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jenazah Yudi kemudian dievakuasi dari KM KBR Benua Dua dan dibawa ke RSUD LM Baharuddin.

Adapun nakhoda kapal, Sahriar (42), mengalami keracunan akibat paparan bahan kimia dan membutuhkan penanganan medis. Sahriar bersama korban lainnya kemudian dibawa ke RSUD LM Baharuddin menggunakan ambulans Puskesmas Tampo.

Korban lainnya yang berhasil dievakuasi yakni Surya Darna, Harianto, Ace Fahrun, Ali Muhtar, Kasih, Andi Beri, Hidayanto, Final, Munafik, dan Aksan.

Setelah seluruh 13 orang di KM Legenda Nusantara 99 berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Dengan telah terevakuasinya seluruh POB kapal KM Legenda Nusantara 99, operasi SAR kecelakaan kapal dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Iwan.