Kendala Pemadaman Kebakaran Gunung Butak

Kebakaran hutan melanda area Petak 100 Pos 3 Gunung Butak.

Diterbitkan 01 September 2026, 17:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan di Gunung Butak, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026). Proses pemadaman terkendala akses yang sulit dan terjal.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko, menyatakan kebakaran di Gunung Butak terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

"Benar (kebakaran) lokasinya di Gunung Butak, proses pemadaman masih berlanjut dengan melibatkan BPBD, relawan, Manggala Agni, TNI, dan Polri," kata dia.

Berdasarkan informasi sementara yang diterima dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Batu, kebakaran hutan melanda area Petak 100 Pos 3 Gunung Butak.

Lokasi kebakaran tidak masuk ke dalam wilayah administrasi Kota Batu, melainkan ke Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dia menjelaskan penanganan yang dilakukan dari sisi Kota Batu sebagai reaksi cepat guna mencegah perambatan kobaran api akibat embusan angin, sehingga tak sampai daerah setempat.

"Gunung Butak itu tegakannya sangat kurang cuma ada seresah kering, seperti ilalang dan rumput itu mudah terbakar kalau tidak segera ditindaklanjuti hitungan detik luasannya (kebakaran) bisa mencapai hektaran," ujar dia.

Selain cuaca, dirinya menyatakan, dalam upaya pemadaman menghadapi tantangan dari faktor medan yang didominasi area bukti.

"Kan di sini pegunungan yang dibutuhkan stamina luar biasa untuk mendekat ke tempat kejadian kebakaran," katanya.

Ia menjelaskan upaya pemadaman yang dilakukan saat ini masih mengandalkan cara konvensional dari sisi darat, di mana petugas di lokasi melakukan penyemprotan dan menyisir setiap lokasi untuk memastikan tak adanya kemunculan titik panas maupun api baru.

Meski demikian, Suwoko tak memungkiri jika upaya pemadaman dari darat tak maksimal.

Pihaknya akan meminta bantuan untuk proses pemadaman dari sisi udara atau menggunakan pengeboman air.

"Nanti kalau dengan alat manual sudah kewalahan kami akan meminta bantuan helikopter," ucapnya.