Liputan6.com, Damaskus - Denmark kembali membuka kedutaannya di Damaskus, Suriah, pada Senin setelah ditutup selama 14 tahun. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengumumkan tambahan dana sebesar 76 juta dolar AS untuk mendukung pemulihan dan stabilitas Suriah.
Dikutip dari Anadolu, Selasa (1/9/2026), Rasmussen menghadiri upacara pembukaan kembali kedutaan bersama Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani, menurut kantor berita resmi SANA.
Al-Shaibani menyebut langkah Denmark tersebut sebagai babak baru dalam hubungan Suriah dan Denmark. Ia berharap pembukaan kembali kedutaan itu dapat mendorong keterlibatan dan investasi yang lebih luas dari negara-negara Eropa di Suriah.
Advertisement
Dana untuk Pemulihan Suriah
Rasmussen mengatakan tambahan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan tahap awal, stabilisasi, serta kepulangan para pengungsi.
Menurutnya, warga Suriah yang selama ini mencari perlindungan di Denmark juga dapat berkontribusi dalam pembangunan kembali negara mereka. Ketika kembali ke Suriah, mereka dapat membawa keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di Denmark.
Setelah menghadiri seremoni pembukaan kedutaan, Rasmussen bertemu dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di People’s Palace, Damaskus.
Menurut kepresidenan Suriah, pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama dalam pemulihan serta rekonstruksi.
Kedua pihak juga membahas berbagai upaya untuk mendukung stabilitas di Suriah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286972/original/084571500_1752801368-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411551/original/064186300_1479703598-Suriah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411674/original/042789300_1479706716-Denmark.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6999442/original/008573700_1779769933-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321597/original/079933800_1786454081-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321051/original/081396800_1786425366-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1552575/original/020005800_1490938811-Bashar-al-Assad-su_1925765b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540884/original/070145600_1774840979-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020671/original/094297200_1578929966-20200114-Pangkalan-AS-di-Irak-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8075548/original/063415300_1780920930-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290204/original/081609700_1783432113-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9101312/original/089410600_1783040897-Untitled.jpg)