Kondisi Terkini Kebakaran Gambir, Ratusan Korban Masih Mengungsi

Sebanyak 114 hunian terdampak kebakaran di Gambir, dengan 310 KK dan 880 jiwa.

Diterbitkan 01 September 2026, 18:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper VIII Nomor 9, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Hingga Selasa (1/9/2026) siang, proses penanganan warga terdampak masih dilakukan petugas.

Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Namun, warga menduga api pertama kali muncul akibat korsleting listrik di sebuah rumah kos berlantai dua.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejak 31 Agustus 2026, kebakaran berdampak pada empat RT, yakni RT 007, RT 009, RT 004, dan RT 005. Sebanyak 114 hunian terdampak, dengan 310 kepala keluarga (KK) dan 880 jiwa.

Kasatgas BPBD Jakarta Pusat Ichwan mengatakan petugas telah menyiapkan berbagai kebutuhan bagi warga sejak kejadian, mulai dari tempat penampungan sementara hingga logistik dan makanan.

“Tentu saat ini kami sudah melaksanakan penyelenggaraan kebencanaan yaitu penampungan sementara untuk para korban kebakaran. Kami sudah membagi di antaranya ada 3 lokasi pengungsian, yaitu di pos RW 5, di lapangan parkir sama lapangan bulu tangkis, dan posko logistiknya ada di RW 01,” ujar Ichwan saat ditemui langsung di lokasi kejadian oleh Liputan6.com, Selasa (1/9/2026).

“Nanti kami tepatnya di hari ini juga akan menambah lagi satu posko pengungsian, jadi ada 4 posko,” lanjut dirinya.

Ichwan mengatakan sempat ada satu warga yang mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan. Kondisi korban kini telah membaik.

“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini, hanya ada rumah-rumah hangus terbakar dan rusak saja, namun memang kemarin kami sempat mendapatkan laporan ada korban luka, tapi sekarang sudah membaik,” kata Ichwan.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih didalami pihak kepolisian. Ikhwan menambahkan, pihak Rehabilitasi dan Rekonstruksi nantinya akan melakukan pendataan terhadap warga yang masih membutuhkan tempat tinggal.

 

900 Nasi Box Disalurkan

Pemerintah mulai menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak, termasuk makanan siap saji. Berdasarkan pantauan Liputan6.com pada Selasa siang, bantuan tersebut disalurkan melalui RT dan RW di sekitar lokasi.

Kasatpel Suku Dinas Sosial Kecamatan Gambir Nur Azizah bersama tim turut mendatangi lokasi untuk memantau kondisi warga. Ia mengatakan kebutuhan warga cukup beragam karena sebagian kehilangan tempat tinggal.

Sebanyak 900 nasi box disalurkan kepada warga terdampak pada Selasa siang. Bantuan makanan tersebut diberikan tiga kali sehari.

“Jadi kami hari ini memang sengaja datang untuk melihat langsung kondisi masyarakatnya, setelah kami lihat ternyata kebutuhan masyarakat beragam, apalagi setelah terdampak pasti membutuhkan tempat tidur, makanan siap saji, handuk, perlengkapan pakaian sehari-hari, mungkin itu untuk sementara, kalau kedepannya pasti akan ada kebutuhan yang lain lagi, mengingatkan warga juga sudah kehilangan rumah,” ujar Nur Azizah di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

 

Mitigasi Sebelum Kebakaran

Nur Azizah mengatakan upaya mitigasi telah dilakukan sebelumnya melalui sosialisasi penanggulangan bencana kepada masyarakat. Namun, ia mengaku tidak menyangka kebakaran tetap terjadi pada siang harinya.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan berpartisipasi dalam kegiatan pencegahan bencana yang dilakukan pemerintah.

“Ini di luar kehendak kita. Kita justru sering banget melakukan mitigasi seperti sosialisasi penanggulangan bencana, namun terkadang masyarakat masih kurang aware dan bahkan tidak hadir, padahal itu sangat penting, kami harap masyarakat haus lebih sadar ke depannya,” tandas Nur Azizah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6