Liputan6.com, Jakarta - Keterbatasan luas kerap menjadi tantangan pemilik rumah tipe 36. Namun, desain rumah type 36 agar terasa lebih luas dapat diterapkan melalui konsep minimalis yang mengutamakan fungsi, efisiensi, dan kenyamanan.
Setiap sudut rumah perlu dimanfaatkan secara optimal tanpa menambahkan elemen yang tidak diperlukan. Pemilihan furnitur, warna, pencahayaan, hingga tata letak yang tepat dapat membantu menciptakan hunian mungil yang terasa lebih lapang.
Konsep open space juga dapat menjadi solusi untuk menghilangkan kesan sempit. Menggabungkan ruang tamu, ruang makan, dan dapur tanpa sekat permanen membuat pandangan lebih terbuka sekaligus memberikan kesan rumah yang lebih luas dan nyaman. Berikut ini desain rumah type 36 agar terasa lebih luas, oleh Liputan6.com, Selasa (1/9/2026).
Advertisement
1. Gunakan Konsep Open Space
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374542/original/034410100_1759897917-unnamed_-_2025-10-08T112835.376.jpg)
Konsep open space menjadi salah satu cara efektif membuat rumah tipe 36 terasa lebih luas. Anda dapat menggabungkan ruang tamu, ruang makan, dan dapur tanpa sekat permanen. Area yang menyatu membuat pandangan lebih panjang sehingga ruangan tidak terasa terkotak-kotak. Jika tetap membutuhkan pembatas, gunakan rak terbuka atau partisi ringan agar fungsi setiap area tetap jelas tanpa mengurangi kesan lapang.
Advertisement
2. Pilih Warna Terang dan Netral
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328623/original/020528400_1787202912-2813bb1b-1cd1-436b-9d7a-97e0474fac66.jpeg)
Warna terang seperti putih, krem, abu-abu muda, dan pastel lembut dapat membantu menciptakan ilusi ruangan yang lebih luas. Warna tersebut mampu memantulkan cahaya sehingga interior terlihat lebih terang dan lapang. Anda dapat menerapkannya pada dinding, plafon, hingga furnitur utama. Hindari penggunaan terlalu banyak warna gelap pada ruangan kecil karena dapat membuat area terasa lebih sempit dan berat.
3. Maksimalkan Pencahayaan Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335536/original/081331000_1787994159-a3eaa8b5-f663-4972-b482-ed64d3926e47.jpeg)
Pencahayaan alami dapat memberikan perubahan besar pada rumah tipe 36. Manfaatkan jendela berukuran cukup besar, pintu kaca, atau bukaan yang mengarah ke halaman untuk memasukkan cahaya sebanyak mungkin. Ruangan yang terang secara alami akan terasa lebih terbuka dan nyaman. Selain memberikan kesan luas, pencahayaan alami juga membantu mengurangi penggunaan lampu pada siang hari sekaligus membuat interior terasa lebih segar.
Advertisement
4. Pasang Cermin Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5200618/original/093670400_1745741012-WhatsApp_Image_2025-04-27_at_14.57.43.jpeg)
Cermin dapat digunakan sebagai elemen dekorasi sekaligus menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Tempatkan cermin berukuran besar pada dinding ruang tamu, ruang makan, atau area yang berhadapan dengan sumber cahaya. Pantulan dari cermin dapat membuat ruangan terlihat lebih dalam dan terang. Pilih desain bingkai sederhana agar tidak mengganggu konsep minimalis dan menjaga tampilan rumah tetap rapi.
5. Gunakan Plafon Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337784/original/077106800_1788257092-Untitled1.jpg)
Ketinggian plafon turut memengaruhi persepsi luas pada rumah tipe 36. Jika struktur rumah memungkinkan, plafon yang lebih tinggi dapat membuat ruangan terasa lebih lega sekaligus membantu sirkulasi udara. Anda juga bisa menggunakan garis vertikal, lampu gantung yang proporsional, atau tirai yang dipasang mendekati plafon untuk memberikan kesan langit-langit lebih tinggi tanpa harus melakukan perubahan struktur secara besar-besaran.
Advertisement
6. Pilih Furnitur Multifungsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5200613/original/023596400_1745741012-7834eaa8-420b-4489-8a82-24c6b88f9c02.jpg)
Furnitur multifungsi sangat membantu menghemat ruang pada rumah tipe 36. Pilih perabot yang dapat menjalankan lebih dari satu fungsi, seperti sofa bed, meja makan lipat, tempat tidur dengan laci penyimpanan, atau meja yang dapat digunakan sebagai area kerja. Dengan mengurangi jumlah furnitur, area lantai menjadi lebih lega dan rumah terasa tidak penuh. Prioritaskan perabot yang benar-benar dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.
7. Gunakan Furnitur Ramping dan Rendah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335534/original/071795400_1787994159-e5ac7b26-4677-455c-bca9-3915dd29a63c.jpeg)
Furnitur berukuran besar dapat membuat rumah tipe 36 terasa semakin sempit. Sebagai alternatif, pilih sofa, meja, kursi, dan lemari dengan desain ramping serta proporsi yang sesuai dengan ukuran ruangan. Furnitur yang lebih rendah juga dapat memberikan ruang pandang lebih luas sehingga interior terasa ringan. Pilih desain sederhana dengan kaki terbuka agar sebagian area lantai tetap terlihat dan ruangan tidak terkesan penuh.
Advertisement
8. Manfaatkan Furnitur Built-in
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428671/original/075101900_1764558098-Rumah_dengan_Furnitur_Multifungsi_dan_Built-in.jpg)
Furnitur built-in dapat menjadi solusi untuk memaksimalkan setiap sudut rumah tipe 36. Lemari, rak, atau kabinet yang dibuat mengikuti ukuran dinding dapat mengurangi ruang kosong yang biasanya tidak terpakai. Selain menghemat tempat, furnitur built-in juga membuat tampilan interior lebih rapi karena barang dapat disimpan secara terorganisasi. Gunakan warna yang senada dengan dinding agar kabinet menyatu dan tidak mendominasi ruangan.
9. Terapkan Pintu Geser
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310149/original/091280200_1785307839-Screenshot_2026-07-29_134757.jpg)
Pintu geser dapat menghemat area yang biasanya dibutuhkan untuk membuka pintu konvensional. Model ini cocok digunakan pada kamar tidur, kamar mandi, dapur, atau area lain yang membutuhkan pembatas. Pintu geser kaca juga dapat menjadi pilihan menarik karena memungkinkan cahaya masuk dan menjaga pandangan tetap terbuka. Dengan demikian, privasi tetap tersedia tanpa membuat rumah tipe 36 kehilangan banyak ruang sirkulasi.
Advertisement
10. Maksimalkan Penyimpanan Vertikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460972/original/064974700_1767330513-Rumah_subsidi_Maksimalkan_Penyimpanan_Vertikal__Gemini_AI_.jpg)
Ketika luas lantai terbatas, manfaatkan ruang pada dinding secara maksimal. Rak dinding, kabinet tinggi, dan lemari vertikal dapat digunakan untuk menyimpan berbagai barang tanpa mengambil banyak area lantai. Susun penyimpanan berdasarkan kebutuhan agar barang yang sering digunakan mudah dijangkau. Pilih desain yang sederhana dan tidak terlalu dalam supaya dinding tetap terlihat ringan serta ruangan tidak terasa sesak.
11. Terapkan Gaya Japandi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328622/original/017009900_1787202912-d94358d3-58c8-45ba-8b24-395d8806da1d.jpeg)
Gaya Japandi cocok untuk rumah tipe 36 karena mengutamakan kesederhanaan, fungsi, dan keteraturan. Gunakan warna netral, furnitur ramping, material kayu, serta dekorasi secukupnya untuk menciptakan interior yang tenang. Konsep ini juga dapat dipadukan dengan open space dan furnitur built-in agar rumah terlihat lebih rapi. Hindari terlalu banyak aksesori sehingga setiap elemen memiliki fungsi sekaligus memperkuat estetika ruangan.
Advertisement
12. Buat Eksterior Terang dan Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524121/original/020395900_1772893273-Rumah_Type_36_dengan_Sentuhan_Modern.jpg)
Kesan luas tidak hanya berasal dari interior, tetapi juga tampilan bagian depan rumah. Gunakan warna eksterior terang seperti putih, krem, atau kuning gading untuk memberikan kesan bersih dan terbuka. Pencahayaan luar yang baik serta tanaman hias juga dapat membuat fasad terlihat lebih segar. Jika memiliki halaman kecil, pertahankan penataannya tetap sederhana agar area depan tidak terasa penuh dan rumah terlihat lebih lapang.
Pertanyaan Seputar Desain Rumah Type 36 agar Terasa Lebih Luas
Bagaimana cara membuat rumah Type 36 terasa lebih luas?
Anda dapat membuat rumah Type 36 terasa lebih luas dengan menerapkan konsep minimalis fungsional, menggunakan desain ruang terbuka tanpa sekat permanen, memilih warna-warna terang dan netral, memaksimalkan pencahayaan alami, serta menggunakan furnitur multifungsi dan ilusi optik seperti cermin besar.
Warna apa yang cocok untuk rumah Type 36 agar terlihat lapang?
Warna terang dan netral seperti putih, krem, abu muda, atau pastel lembut sangat cocok untuk rumah Type 36. Warna-warna ini memantulkan cahaya dengan baik, menciptakan ilusi ruangan yang lebih lapang, terang, dan segar.
Apa itu konsep open space dalam desain rumah Type 36?
Konsep open space adalah desain yang menghilangkan sekat-sekat permanen, terutama antara ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Hal ini menciptakan pandangan tanpa batas dan memberikan kesan luas, membuat area publik rumah menjadi satu kesatuan yang lapang.
Furnitur seperti apa yang direkomendasikan untuk rumah Type 36?
Untuk rumah Type 36, direkomendasikan furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan laci atau sofa bed, furnitur rendah dan ramping untuk kesan langit-langit tinggi, serta furnitur built-in untuk menghemat ruang dan kesan minimalis.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337309/original/008779100_1788240212-cek_fakta_-_pinjol_ojk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7961905/original/013698500_1780798434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-07T090929.694.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337193/original/082818200_1788236451-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-01T111508.347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328619/original/005352400_1787202912-59370d54-b491-4d3d-9e4b-6f8cbfeb105d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335889/original/086370700_1788075295-HL_rumah_mewah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6302391/original/004713800_1779176855-Untitled0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530528/original/038709600_1773459045-perpaduan_warna_pintu_dan_pilar_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335532/original/062000600_1787994159-fd8a203e-a702-4d89-99f5-4772cd0a0b45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335390/original/039718300_1787976586-5743affe-9d82-4c50-8a78-78a529ef69f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334538/original/053109000_1787882349-Model_rumah_di_pinggir_kebun_yang_sederhana_dan_hemat_biaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334128/original/017048800_1787821079-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542232/original/079192600_1774937536-Gemini_Generated_Image_l3zwikl3zwikl3zw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332482/original/002605300_1787705121-6f6a7bd2-6598-4735-8dc3-8da7fe6367a1HL.jpg)