10 Pasar Mie Instan Terbesar di Dunia, Asia Mendominasi Daftar

Pasar mie instan terbesar di dunia, Indonesia menempati posisi kedua menurut laporan WINA Agustus 2026.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 18:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar mie instan terbesar di dunia masih didominasi oleh negara-negara Asia yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Mi instan menjadi pilihan banyak orang karena praktis, mudah disiapkan, harganya relatif terjangkau, serta tersedia dalam beragam rasa yang sesuai dengan selera lokal.

Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi mi instan paling tinggi. Dalam daftar pasar mie instan terbesar di dunia, Indonesia menempati posisi kedua setelah China dengan konsumsi sekitar 14,5 miliar porsi pada tahun lalu. Jumlah tersebut bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan India yang berada di peringkat ketiga.

Kawasan Asia Tenggara juga memiliki peran besar dalam pasar mie instan terbesar di dunia. Tingginya konsumsi di negara-negara tersebut menunjukkan bahwa mi instan telah menjadi pilihan makanan praktis yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Berikut Liputan6.com merangkum dari VN Express tentang pasar mie instan terbesar di dunia, Senin (31/8/2026).

1. China — 43,3 miliar porsi

China menjadi pasar mie instan terbesar di dunia dengan konsumsi sekitar 43,3 miliar porsi per tahun. Jumlah tersebut bahkan kurang lebih setara dengan gabungan konsumsi lima negara yang berada di bawahnya. Mie instan populer karena praktis dan tersedia dalam banyak pilihan rasa yang disesuaikan dengan selera masyarakat di berbagai daerah.

2. Indonesia — 14,5 miliar porsi

Indonesia menempati posisi kedua dengan konsumsi sekitar 14,5 miliar porsi. Angka ini sekitar 51 persen lebih tinggi dibandingkan India di peringkat ketiga. Mie goreng menjadi salah satu jenis yang paling digemari, dengan pilihan rasa ayam, sayuran, dan udang yang sering dipadukan dengan bumbu cabai. Produk halal juga mendominasi pasar karena mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.

3. India — sekitar 9,6 miliar porsi

India berada di posisi ketiga dengan konsumsi sekitar 9,6 miliar porsi. Mie instan cukup diminati sebagai makanan praktis yang mudah disiapkan, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas padat. Besarnya populasi India turut berkontribusi terhadap tingginya total konsumsi mie instan di negara tersebut.

4. Vietnam — 8,2 miliar porsi

Vietnam menempati posisi keempat dengan konsumsi sekitar 8,2 miliar porsi. Jika dihitung berdasarkan konsumsi per kapita, negara ini justru berada di posisi teratas dengan sekitar 81 porsi per orang setiap tahun. Rasa udang dan jeruk nipis menjadi salah satu kombinasi favorit, sementara tekstur mie yang kenyal juga banyak disukai.

5. Jepang — 5,9 miliar porsi

Jepang berada di peringkat kelima dengan konsumsi sekitar 5,9 miliar porsi. Negara ini memiliki peran penting dalam sejarah mie instan karena menjadi tempat produk tersebut pertama kali diproduksi secara komersial. Hingga kini, mie instan tetap populer dan tersedia dalam beragam rasa serta gaya penyajian khas Jepang.

6. Amerika Serikat — 5,2 miliar porsi

Amerika Serikat menempati posisi keenam dengan konsumsi sekitar 5,2 miliar porsi. Kepraktisan menjadi salah satu daya tarik utama mie instan di negara ini karena dapat disimpan cukup lama dan disiapkan dalam waktu singkat. Pilihannya juga semakin beragam, mulai dari mie kuah hingga produk dengan cita rasa Asia.

7. Filipina — 4,3 miliar porsi

Filipina berada di posisi ketujuh dengan konsumsi sekitar 4,3 miliar porsi. Salah satu jenis yang populer adalah mie goreng Pancit Canton, dengan rasa calamondin atau jeruk khas Filipina serta cabai yang cukup digemari. Varian seafood juga populer untuk mie kuah, sedangkan kemasan berukuran mini sering dinikmati sebagai camilan.

8. Thailand — hampir 4,2 miliar porsi

Thailand menempati posisi kedelapan dengan konsumsi hampir 4,2 miliar porsi, sekaligus mencatat angka tertinggi yang pernah dicapai negara tersebut. Masyarakat Thailand dikenal menyukai cita rasa kuat dan pedas. Varian tom yum, Thai suki, dan daging babi cincang menjadi beberapa pilihan rasa yang populer.

9. Korea Selatan — 4,1 miliar porsi

Korea Selatan berada di peringkat kesembilan dengan konsumsi sekitar 4,1 miliar porsi. Mie instan atau ramyeon telah menjadi bagian dari budaya kuliner setempat dan hadir dalam berbagai varian. Rasa pedas menjadi salah satu karakter yang kuat, dengan banyak produk yang menawarkan sensasi pedas dan bumbu khas Korea.

10. Nigeria — 3,1 miliar porsi

Nigeria melengkapi daftar 10 besar dengan konsumsi sekitar 3,1 miliar porsi. Mie instan menjadi pilihan makanan praktis karena mudah dimasak dan dapat disajikan dengan berbagai tambahan. Jumlah penduduk yang besar turut menjadikan Nigeria salah satu pasar mie instan yang penting di luar kawasan Asia.

Pertanyaan Seputar Pasar Mie Instan Terbesar di Dunia

Negara mana yang menjadi pasar mie instan terbesar di dunia?

China menjadi pasar mie instan terbesar di dunia dengan konsumsi sekitar 43,3 miliar porsi per tahun. Indonesia menyusul di posisi kedua dengan sekitar 14,5 miliar porsi.

Mengapa Indonesia memiliki konsumsi mie instan yang sangat tinggi?

Mie instan populer di Indonesia karena praktis, mudah dimasak, harganya relatif terjangkau, serta memiliki banyak pilihan rasa. Produk seperti mie goreng, ayam, dan seafood juga mudah ditemukan dan sudah menjadi bagian dari kebiasaan makan masyarakat.

Apakah negara Asia Tenggara lainnya juga masuk daftar pasar terbesar?

Ya. Selain Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Thailand masuk dalam 10 besar pasar mie instan terbesar di dunia. Hal ini menunjukkan kuatnya minat masyarakat Asia Tenggara terhadap makanan yang praktis tersebut.

Negara mana yang memiliki konsumsi mie instan per kapita tertinggi?

Vietnam tercatat memiliki konsumsi per kapita yang sangat tinggi, sekitar 81 porsi per orang setiap tahun. Jumlah tersebut membuat Vietnam menjadi salah satu negara dengan kebiasaan konsumsi mie instan paling kuat jika dibandingkan jumlah penduduknya.

Apa yang membuat mie instan begitu populer di berbagai negara?

Kepraktisan menjadi salah satu faktor utamanya. Mie instan dapat disiapkan dalam waktu singkat, mudah disimpan, relatif terjangkau, dan tersedia dalam beragam rasa. Produsen juga kerap menyesuaikan varian produk dengan selera lokal sehingga lebih mudah diterima di berbagai negara.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6