7 Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Kesehatan di Rumah, Saring Udara hingga Bantu Redakan Stres

Temukan daftar tanaman hias yang bermanfaat untuk kesehatan di rumah, mulai dari menyaring udara polusi hingga meredakan stres. Simak ulasan lengkapnya di sini!

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman hias kini tidak sekadar dipilih untuk mempercantik sudut rumah semata. Sejumlah jenis tanaman hias yang bermanfaat untuk kesehatan terbukti dipercaya dapat membantu menciptakan suasana ruang yang nyaman, segar, serta menghadirkan nuansa alami bagi para penghuninya.

Kehadiran vegetasi hijau di dalam ruangan terbukti secara signifikan berkaitan erat dengan peningkatan kualitas udara, pengaturan kelembapan, proses relaksasi mental, hingga penunjang konsentrasi harian.

Kendati demikian, penting untuk dipahami bahwa tidak semua jenis tanaman otomatis memberikan efek kesehatan yang serupa. Pemilihan jenis tanaman yang tepat, metode penempatan yang strategis, perawatan berkala, serta penyesuaian dengan kondisi ruangan menjadi faktor penentu utama agar manfaat optimalnya dapat dirasakan secara langsung di dalam hunian Anda.

Melalui artikel ini, akan dikupas tuntas berbagai jenis tanaman hias unggulan yang tidak hanya memperindah estetika interior rumah, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan. Mari simak ulasan mendalam selengkapnya di bawah ini untuk kesehatan keluarga yang lebih baik, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (31/8/2026).

1. Palem (Areca Palm / Mini Palm)

Palem berukuran kecil merupakan salah satu jenis tanaman hias interior yang sangat populer karena kemampuannya dalam meningkatkan kelembapan udara secara alami. Proses ini terjadi melalui mekanisme transpirasi, yaitu pelepasan uap air melalui pori-pori daun yang sangat berguna ketika udara di dalam ruangan terasa terlalu kering akibat penggunaan AC atau cuaca panas.

Selain berfungsi sebagai pengatur kelembapan alami yang menyehatkan saluran pernapasan, tanaman palem juga bertindak sebagai elemen dekorasi interior estetik yang membuat ruangan terasa jauh lebih hidup dan segar. Penempatan di sudut ruangan dengan porsi cahaya yang sesuai sangat membantu menjaga kesehatan pertumbuhan tanaman ini agar tetap optimal.

2. Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah mertua termasuk ke dalam jajaran tanaman hias paling favorit karena bentuk daunnya yang tegak, unik, serta tingkat perawatannya yang tergolong sangat mudah. Tanaman tangguh ini dikenal luas memiliki kemampuan luar biasa dalam membantu menyerap berbagai polutan berbahaya serta racun kimia di dalam udara ruangan.

Bagi para penghuni rumah yang memiliki mobilitas tinggi atau pemula di bidang berkebun, lidah mertua adalah pilihan paling rasional dan menarik. Tanaman ini memiliki ketahanan tinggi dan tidak membutuhkan frekuensi penyiraman yang terlalu sering, sehingga perawatannya sangat praktis tanpa menyita banyak waktu.

3. Rosemary (Salvia rosmarinus)

Rosemary merupakan tanaman herbal aromatik yang sejak zaman dahulu telah lama digunakan secara luas dalam tradisi pengobatan herbal maupun kuliner. Aroma khas yang dikeluarkan oleh daun rosemary sangat kuat kaitannya dengan stimulasi daya ingat, peningkatan kewaspadaan, serta ketajaman konsentrasi mental, sehingga sangat ideal ditempatkan di area kerja atau ruang belajar.

Selain memberikan manfaat kognitif yang luar biasa bagi penghuni rumah, helaian daun rosemary segar juga dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai bumbu pelengkap masakan harian. Dengan ketersediaan pencahayaan yang memadai serta media tanam yang tidak terlalu basah, tanaman herbal ini dapat tumbuh subur di dalam rumah.

4. Lidah Buaya (Aloe Vera)

Lidah buaya adalah tanaman multiguna yang sangat terkenal berkat kandungan gel bening di dalam daging daunnya yang berkhasiat tinggi untuk meredakan luka bakar ringan, iritasi kulit, serta mempercepat regenerasi sel kulit. Di samping khasiat topikal tersebut, lidah buaya juga memiliki kontribusi positif dalam membantu menjaga kemurnian dan kebersihan udara dalam ruangan.

Keunggulan komparatif dari lidah buaya terletak pada sifatnya yang relatif sangat mudah beradaptasi dan minim perawatan, menjadikannya koleksi wajib di setiap rumah. Tanaman sukulen ini membutuhkan pasokan pencahayaan yang cukup serta media tanam yang porous agar akarnya tidak mudah membusuk akibat kelembapan berlebih.

5. Kemangi (Ocimum basilicum)

Kemangi bukan sekadar lalapan pelengkap hidangan makanan nusantara, melainkan tanaman kaya nutrisi yang padat akan vitamin esensial, mineral penting, serta senyawa antioksidan yang kuat. Berbagai kandungan aktif di dalam kemangi memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan sel-sel tubuh dari ancaman stres oksidatif serta radikal bebas.

Memelihara kemangi di pekarangan atau sudut rumah memberikan keuntungan ganda, di mana daunnya yang harum dapat dipetik kapan saja untuk kebutuhan konsumsi pangan. Perawatannya pun tergolong sangat sederhana, asalkan mendapatkan pasokan sinar matahari yang cukup serta penyiraman dengan takaran yang proporsional.

6. Tanaman Laba-laba (Spider Plant)

Tanaman laba-laba atau yang dikenal secara global sebagai spider plant merupakan salah satu jenis tanaman hias populer yang kerap dihubungkan dengan kapabilitasnya dalam memurnikan udara. Tanaman ini bahkan pernah dilibatkan dalam berbagai penelitian ilmiah terkait efektivitas tanaman hias sebagai pembersih polutan udara dalam ruangan.

Daya tarik utama dari tanaman laba-laba terletak pada estetika daunnya yang menjuntai anggun serta karakternya yang sangat mudah berkembang biak melalui anak tunas. Vegetasi ini sangat cocok diaplikasikan sebagai tanaman gantung untuk mempercantik ruangan tanpa menuntut prosedur perawatan yang rumit.

7. Lavender (Lavandula)

Lavender memancarkan aroma khas yang lembut, menenangkan, dan telah lama dimanfaatkan secara turun-temurun untuk menciptakan atmosfir ruangan yang kondusif bagi relaksasi fisik maupun mental. Wewangian alami dari bunga lavender terbukti efektif membantu meredakan rasa tegang, menurunkan kecemasan, serta mendukung kualitas istirahat malam yang lebih nyenyak.

Oleh karena intensitas aromanya yang cukup kuat, lavender paling ideal ditempatkan pada ruangan dengan sistem sirkulasi udara yang baik[cite: 1]. Kehadiran tanaman ini tidak hanya mempercantik dekorasi ruangan secara visual, tetapi juga menghadirkan ketenangan psikologis bagi siapa pun yang berada di sekitarnya.

Pertanyaan Seputar Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Q: Apakah semua tanaman hias aman diletakkan di dalam kamar tidur?

A: Tidak semua tanaman hias ideal untuk kamar tidur. Sebaiknya pilih tanaman yang melakukan metabolisme asam krasulase (CAM) seperti lidah mertua yang tetap melepaskan oksigen di malam hari agar kualitas udara kamar tetap terjaga.

Q: Seberapa sering tanaman hias indoor harus disiram?

A: Frekuensi penyiraman sangat bergantung pada jenis tanaman dan kelembapan media tanam. Secara umum, pastikan permukaan media tanam telah mengering sebelum Anda menyiramnya kembali guna mencegah kebusukan akar.

Q: Apakah tanaman hias benar-benar efektif membersihkan polusi udara rumah?

A: Ya, berdasarkan berbagai penelitian termasuk studi Clean Air oleh NASA, sejumlah tanaman hias terbukti mampu membantu menyerap senyawa organik volatil (VOC) dan polutan udara secara alami di ruang tertutup.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6