Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman adalah Pagi Hari, Ini Alasannya

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah pagi hari agar air terserap optimal dan risiko penyakit berkurang.

Diterbitkan 27 Agustus 2026, 11:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Waktu terbaik untuk menyiram tanaman selalu jadi pertanyaan. Menyiram tanaman hias tidak hanya soal memastikan tanaman mendapatkan cukup air, tetapi juga memperhatikan waktu yang tepat. Dengan banyaknya jenis tanaman hias dan kebutuhan penyiraman yang berbeda, menentukan jadwal memang tidak selalu mudah.

Namun, ada waktu tertentu yang dinilai lebih baik untuk menyiram tanaman hias dibandingkan waktu lainnya. Mengetahui waktu terbaik serta cara menyiram yang tepat dapat membantu menjaga tanaman tetap sehat.

Selengkapnya informasi waktu terbaik untuk menyiram tanaman, dikutip dari Southern Living pada Kamis (27/8).

Mengapa Waktu Sangat Penting?

Seperti dalam kehidupan, waktu adalah segalanya saat menyiram tanaman hias agar tetap tumbuh subur. Menyiram terlalu sering, terlalu jarang, saat suhu lingkungan rendah, dan pada sore hari dapat menyebabkan penyakit tanaman, daun rontok, atau ledakan hama berbahaya.

Karena itu, memperhatikan waktu penyiraman menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan tanaman hias. Waktu yang tepat membantu tanaman memanfaatkan air dengan lebih baik sekaligus mengurangi kondisi yang dapat meningkatkan risiko masalah pada tanaman.

Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman Hias

Waktu yang paling bermanfaat untuk menyiram tanaman hias adalah pagi hari sebelum tanaman terpapar cahaya paling terang sepanjang hari. Penyiraman pada pagi hari memberi waktu bagi air yang terciprat ke daun untuk menguap dan mengering sepanjang hari sehingga membantu mencegah penyakit.

Dengan memberikan kelembapan pada pagi hari, akar tanaman hias dapat memanfaatkan suhu siang yang lebih tinggi untuk menyerap air dengan lebih mudah. Hal ini memungkinkan laju transpirasi yang lebih tinggi saat air dan nutrisi bergerak melalui sistem vaskular tanaman.

Suhu yang lebih hangat juga membantu tanah mengering lebih cepat sehingga dapat meminimalkan risiko penyakit jamur dan busuk akar.

Mitos Umum tentang Waktu Penyiraman

Mitos: Penyiraman di Tengah Hari Menyebabkan Daun Terbakar

Jika air segar menyebabkan daun terbakar, setiap kali hujan turun di tengah hari, semua daun tanaman tentu akan rusak. Meskipun membiarkan daun tanaman hias tetap basah setelah disiram tidak dianjurkan, menyiram tanah pada tengah hari tidak akan menyebabkan daun terbakar.

Daun terbakar pada tanaman dalam ruangan biasanya disebabkan oleh angin kering, suhu tinggi, pilihan pencahayaan yang tidak tepat, atau stres akibat suhu dingin.

Mitos: Penyiraman pada Malam Hari Bermanfaat

Karena suhu malam hari biasanya lebih rendah, penyiraman pada malam hari membuat laju penguapan lebih rendah sehingga tanah tetap basah lebih lama, terutama jika pot dibiarkan terendam dalam piring berisi air.

Kondisi tersebut membuat akar tanaman tetap basah lebih lama dan dapat menyebabkan munculnya penyakit jamur serta busuk akar.

Cara Tepat Menyiram Tanaman Hias

Setiap tanaman hias memiliki kebutuhan penyiraman yang berbeda-beda, tergantung pada spesies dan kondisi lingkungannya. Ikuti panduan dasar berikut untuk membantu menjaga tanaman dalam ruangan tetap sehat.

1. Periksa Tingkat Kekeringan

Jika pot tanaman terasa ringan saat diangkat, berarti tanahnya kering. Cara yang lebih baik adalah meraba dua inci bagian atas tanah; jika terasa kering, tanaman membutuhkan air.

2. Hindari Penyiraman Berlebihan

Penyiraman berlebihan sering kali dapat membunuh tanaman lebih cepat daripada kekurangan air. Menyiram setiap hari atau membiarkan tanaman terendam air dapat menyebabkan busuk akar, daun menguning, atau serangan hama seperti lalat jamur.

3. Perhatikan Dedaunan

Jika daun tanaman layu, tanaman mungkin membutuhkan air. Rasakan tanah hingga kedalaman sekitar dua inci.

Jika tanah terasa lembap, tanaman mungkin layu karena tanah terlalu basah dan akarnya membusuk. Membiarkan tanah tetap basah terlalu lama menyebabkan kekurangan oksigen yang dibutuhkan akar untuk tumbuh dengan baik.

4. Siram Tanaman dengan Benar

Sebagian besar tanaman hias dalam ruangan disiram dari atas hingga air mengalir keluar dari pot melalui lubang drainase. Namun, tanaman dengan daun berbulu atau tanaman yang ditanam dalam media tanam tanpa tanah mungkin tumbuh lebih baik jika disiram dari bawah.

Letakkan pot di dalam genangan air dangkal sehingga tanah dapat menyerap air selama beberapa jam hingga media tanam menjadi jenuh.

5. Perhatikan Kualitas Air

Air terbaik untuk tanaman hias adalah air hujan bersuhu ruangan. Air keran yang keras dapat menyebabkan penumpukan mineral di dalam tanah.

Sumber air perkotaan mungkin mengandung bahan tambahan seperti klorin atau fluorida yang dapat merusak tanaman yang sensitif.

6. Berikan Pupuk secara Bijak

Pupuk larut air biasanya paling cocok untuk tanaman dalam ruangan. Namun, pupuk tidak boleh diberikan setiap kali Anda menyiram.

Tunggu hingga terlihat pertumbuhan baru pada tanaman. Karena sebagian besar pupuk terbuat dari garam yang dapat menumpuk di tanah dan ujung daun, campurkan setengah dari dosis yang disarankan dengan air.

7. Sesuaikan Kondisi Lingkungan

Intensitas cahaya yang diterima tanaman serta suhu ruangan akan memengaruhi jadwal penyiraman. Jika tanaman tampak kurang sehat, pertimbangkan untuk menyesuaikan intensitas cahaya dengan memindahkan lokasinya atau menambahkan lampu tumbuh.

Pindahkan tanaman dari area yang berangin dan jauhkan dari ventilasi sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC).

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Waktu Terbaik untuk Menyiram Tanaman

1. Kapan waktu terbaik untuk menyiram tanaman hias?

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman hias adalah pagi hari sebelum tanaman terpapar cahaya paling terang sepanjang hari. Waktu ini memberi kesempatan bagi air pada daun untuk menguap dan membantu akar menyerap air dengan lebih mudah.

2. Apakah menyiram tanaman hias pada siang hari bisa membuat daun terbakar?

Tidak. Menyiram tanah pada tengah hari tidak menyebabkan daun tanaman terbakar. Daun terbakar pada tanaman dalam ruangan biasanya disebabkan oleh angin kering, suhu tinggi, pencahayaan yang tidak tepat, atau stres akibat suhu dingin.

3. Mengapa sebaiknya tidak menyiram tanaman hias pada malam hari?

Suhu malam yang lebih rendah membuat penguapan berlangsung lebih lambat sehingga tanah tetap basah lebih lama. Kondisi ini dapat membuat akar terlalu lama berada dalam keadaan basah dan meningkatkan risiko penyakit jamur serta busuk akar.

4. Bagaimana cara mengetahui tanaman hias membutuhkan air?

Anda dapat memeriksa tingkat kekeringan tanah dengan meraba sekitar dua inci bagian atas tanah. Jika terasa kering, tanaman membutuhkan air.

5. Apakah tanaman hias boleh disiram setiap hari?

Tidak semua tanaman hias perlu disiram setiap hari karena kebutuhan airnya berbeda-beda. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, daun menguning, dan serangan hama seperti lalat jamur.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6