Liputan6.com, Kyiv - Rusia disebut merekrut Warga Negara Indonesia (WNI) untuk ikut berperang di Ukraina dengan menawarkan bayaran hingga kewarganegaraan Rusia. Informasi itu disampaikan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau dalam bahasa Ukraina Sluzhba Zovnishnoyi Rozvidky Ukrayiny (SZRU).
"Kremlin mencari tenaga baru di Indonesia. Rusia terus secara sistematis melibatkan warga asing dalam perang melawan Ukraina," demikian pernyataan SZRU seperti diberitakan kantor berita UNN.
Intelijen Ukraina menyebut perekrutan warga asing dilakukan bukan hanya untuk menambah personel di garis depan, tetapi juga untuk kepentingan propaganda.
Advertisement
SZRUÂ menyatakan, warga asing yang direkrut digunakan Rusia untuk menutup kekurangan personel sekaligus membangun narasi bahwa perang yang oleh Rusia disebut sebagai "operasi militer khusus" mendapat dukungan dari berbagai negara.
Perekrutan warga asing disebut berkaitan pula dengan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat Rusia terhadap kondisi sosial dan ekonomi, perang, serta rencana mobilisasi baru. Tingkat ketidakpuasan disebut mencapai 69 persen. Pada saat yang sama, jumlah warga Rusia yang bersedia secara sukarela menandatangani kontrak militer disebut terus menurun.
"Indonesia menjadi contoh terbaru dari pola tersebut," kata SZRU.
SZRU mengaku telah memperoleh dokumen mengenai sedikitnya delapan WNI yang direkrut ke dalam militer Rusia, yang oleh Ukraina disebut sebagai pasukan pendudukan.
Menurut badan tersebut, cara yang digunakan Rusia untuk merekrut warga asing sebelumnya telah diterapkan di puluhan negara lain.
"Janji bayaran tinggi, pekerjaan yang tidak melibatkan pertempuran, proses memperoleh kewarganegaraan Rusia yang dipercepat, serta jaminan sosial menarik orang-orang yang sering kali bahkan tidak mengetahui ke mana mereka sebenarnya akan dikirim," demikian pernyataan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dimiliki intelijen Ukraina, pola serupa sebelumnya digunakan untuk merekrut warga Nepal, Kuba, Kenya, dan India. Sebagian besar dari mereka kemudian disebut dikirim ke garis depan tanpa pelatihan, sementara beberapa lainnya tewas dalam beberapa pekan pertama.
"Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan populasi lebih dari 280 juta jiwa, kini masuk dalam daftar negara yang menjadi sumber tenaga murah bagi perang Kremlin," ungkap SZRU.
Sebelumnya, Rusia disebut merekrut warga Afrika melalui iklan lowongan pekerjaan. Menurut laporan tersebut, paspor mereka kemudian disita dan mereka dipaksa ikut berperang.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336134/original/003861200_1788139537-WhatsApp_Image_2026-08-31_at_08.20.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336363/original/057401500_1788157591-cek_fakta_motor_murah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335299/original/093154300_1788148519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T105456.620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5512283/original/093403400_1771938746-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133451/original/029203800_1780985455-AC71B8A2-01A6-456E-8CDA-FBE01AEEC42A.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335381/original/035169200_1787975471-IMG_9045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333356/original/039893200_1787745867-maxim-tolchinskiy-PgdBXEqjSYg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335863/original/006314500_1788073969-20260829_202450.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1667991/original/d74fe50f69a56732e390a14512bb9d5f-075440700_1501757683-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335401/original/017429500_1787978071-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_16.38.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3397785/original/029135900_1615352751-000_94J2M4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334872/original/074463900_1787902352-email-attachment_2026_08_28_ahmad-adirin_zulhas-ungkap-jomplangnya-biaya-produksi-beras-ri-dan-negara-lain_IMG-20260828-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334488/original/040068400_1787847066-General_Manager_Women___Children_Service_Sunway_Medical_Centre__Sunway_City__Kuala_Lumpur__Dr_Ng_Lee_Li__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4735030/original/079454200_1707114151-WhatsApp_Image_2024-02-05_at_13.18.34.jpeg)