Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Diduga Hilang

Banjir bandang menerjang Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, menyebabkan 15 orang hilang dan kerusakan infrastruktur parah.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 11:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington - Sedikitnya 15 orang diduga hilang dan belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat, pada Sabtu sore.

Dikutip dari The Guardian, Senin (31/8/2026), Layanan Taman Nasional Amerika Serikat (National Park Service/NPS) menyebut banjir bandang terjadi di kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch. Hingga Minggu pagi, petugas taman bersama Departemen Keamanan Publik Arizona telah mengevakuasi lebih dari 60 orang dari wilayah terdampak.

Hingga Minggu, belum ada laporan mengenai korban luka akibat peristiwa tersebut.

Di tengah pencarian dan upaya memastikan keberadaan orang-orang yang belum diketahui nasibnya, otoritas meminta masyarakat memberikan informasi mengenai para pendaki atau backpacker yang berada di bagian dalam ngarai di sepanjang koridor Bright Angel Creek pada Sabtu. Informasi juga diminta terkait siapa pun yang memiliki reservasi tempat berkemah di koridor yang terdampak.

NPS menyatakan kawasan Phantom Ranch, Bright Angel Campground, Phantom Ranch Canteen dan kabin, serta seluruh jalur North Kaibab Trail dari North Kaibab Trailhead hingga Phantom Ranch ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Banjir bandang juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur di kawasan tersebut. Hampir seluruh jembatan penyeberangan yang membentang di atas Bright Angel Creek dilaporkan hancur.

Sementara itu, Sungai Colorado ditutup bagi lalu lintas sungai hingga pemberitahuan lebih lanjut. Struktur logam dan puing-puing akibat banjir telah masuk ke aliran sungai.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan berbatu dengan kontur yang memiliki penurunan elevasi sangat curam. Justin Johndrow, ahli meteorologi National Weather Service di Flagstaff, mengatakan kepada Associated Press bahwa sekitar 0,5 hingga 1 inci (1-2,5 sentimeter) hujan turun hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

“Sebagian besar langsung hanyut,” kata Johndrow.

Ia menjelaskan, banjir terjadi di sisi utara Grand Canyon, tempat Bright Angel Creek mengalir dari North Rim menuju Sungai Colorado dengan penurunan ketinggian sekitar 6.000 kaki (1.800 meter).

Ancaman cuaca buruk juga masih membayangi kawasan tersebut. Hujan dan badai petir masih berpotensi terjadi hingga Senin.