Fakta Siswa Semangati Pejabat Seberangi Sungai: Maju Jangan Malu

Penggalan video siswa meneriakkan yel-yel untuk pejabat itu viral di media sosial.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 16:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang menampilkan puluhan siswa yang kompak meneriakan yel-yel 'ayo maju-maju, jangan malu-malu' viral di media sosial. Yel-yel itu dinyanyikan para siswa saat menyambut beberapa pria berseragam yang hendak menyeberangi sungai.

Para siswa dan guru itu ternyata dari SDN Oelfab di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka menyanyikan yel-yel itu saat menanti kunjungan kerja dinas pendidikan kabupaten TTU ke sekolah itu.

Kepala Dinas Pendidikan TTU Beato Yosef FR. Omenu mengatakan, video itu saat sekertaris dinas pendidikan TTU hendak mendistribusikan bantuan seragam sekolah ke SDN Oelfab.

Menurutnya, desa itu masih terisolir dan harus melewati sungai besar tanpa jembatan. Meski terisolir, siswa SDN Oelfab semangat sekali untuk bersekolah meski bertaruh nyawa.

"Sekertaris dinas saat itu mau mendistribusikan bantuan seragam lengkap, tas dan juga buku untuk siswa. Sebelum kesana, kita masih tinjau dulu situasi sungai, karena disitu sering terjadi banjir besar," kata Beato saat dihubungi, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, sungai itu menjadi akses satu-satunya siswa maupun guru yang bersekolah di SDN Oelfab. "Bukan hanya siswa dan guru tapi tenaga medis dan masyarakat umum melintasi sungai itu," tandasnya.

 

Respons TNI

Setelah viral di media sosial, personel Kodim 1618/TTU meninjau lokasi itu. Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, menginstruksikan Danramil 1618-02/Miobar Kapten Inf Adolfo Mendonsa bersama Babinsa meninjau lokasi tersebut. Kehadiran personel Kodim 1618/TTU di lokasi itu untuk memastikan langsung kondisi riil di lapangan.

"Kita bergerak cepat dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi. Informasi tersebut sebelumnya ramai setelah beredarnya video berdurasi kurang lebih 30 detik yang memperlihatkan aktivitas anak-anak sekolah saat melintasi kawasan kali tersebut," ujar Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto.

Ia menyebut, Danramil bersama Babinsa turut mendampingi Tim Zibang Kupang IX/1-A untuk meninjau secara langsung kondisi medan dan geografis Kali Oelfab sebagai bagian dari tahapan awal perencanaan pembangunan.

Rencananya, bakal dilaksanakan pembangunan jembatan di lokasi itu. Berdasarkan hasil pengukuran, bakal dibangun jembatan beton yang direncanakan memiliki ukuran kurang lebih 42 meter × 6 meter.

Â