Liputan6.com, Jakarta - Polisi menggerebek arena judi sabung ayam yang beroperasi di sebuah rumah mewah di wilayah Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Jumat 19 Juni 2026 dini hari tersebut, puluhan orang turut diamankan bersama sejumlah barang bukti.
Arena sabung ayam tersebut diketahui berada di dalam sebuah rumah berukuran besar di sekitar Jalan Asal Mula. Lokasi itu disebut telah lama menjadi tempat berkumpulnya para penjudi yang datang dari berbagai daerah menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Seorang tokoh masyarakat setempat, Kusnadi, mengatakan aktivitas perjudian itu berlangsung di area rumah yang cukup luas sehingga mampu menampung banyak orang saat pertandingan sabung ayam digelar.
Advertisement
"Arenanya di dalam rumah, lokasinya sangat besar. Yang datang ada yang naik motor dan ada yang naik mobil juga," ujar Kusnadi kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam praktik perjudian sabung ayam. Barang bukti yang diamankan antara lain ayam aduan, uang tunai, serta berbagai perlengkapan yang digunakan di arena sabung ayam.
Selain itu, puluhan orang yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung juga dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Ada ayam, uang, dan perlengkapan arena. Ada juga puluhan orang yang diamankan," ungkapnya.
Kusnadi menuturkan keberadaan arena judi sabung ayam di rumah mewah tersebut telah lama dikeluhkan warga sekitar. Selain ramai didatangi orang dari luar wilayah, lokasinya juga berada tidak jauh dari rumah tahfiz dan masjid sehingga dinilai mengganggu ketertiban lingkungan.
"Masyarakat menuntut agar ini dihentikan karena sangat meresahkan. Banyak aduan dari masyarakat karena lokasi ini tidak jauh dari rumah-rumah tahfiz, ada masjid," katanya.
Â
Berkali-Kali Dilaporkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263613/original/098652500_1781945422-777875.jpg)
Menurutnya, warga telah berulang kali melaporkan aktivitas tersebut kepada aparat kepolisian. Meski beberapa kali dilakukan penggerebekan dan penangkapan, kegiatan sabung ayam disebut masih terus berulang.
"Sudah berkali-kali. Beberapa kali ada penggerebekan, ada penangkapan tapi tetap terulang kembali," ujarnya.
Bahkan, sebagian warga disebut sempat mendapat ancaman setelah menolak keberadaan arena judi sabung ayam tersebut. Karena itu, masyarakat meminta perlindungan dari aparat penegak hukum.
"Ada ancaman. Mereka mengancam akan datang dan mendatangkan orang lain. Warga merasa tidak aman dan meminta perlindungan kepada pihak kepolisian," tuturnya.
Â
Advertisement
Sejumlah Orang Diperiksa
Sementara itu, Kasat Reskrim AKBP Devi Sujana membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Polisi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan dari lokasi.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing pihak yang diamankan serta menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain dalam operasional arena judi sabung ayam yang beroperasi di rumah mewah tersebut.
"Iya benar, kami melakukan penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi arena judi sabung ayam itu. Masih kami lakukan pemeriksaan di Polrestabes Makassar," kata Devi Sujana terpisah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263612/original/095035500_1781945422-777874.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315472/original/075069500_1785838417-958492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528254/original/097976800_1627890040-WhatsApp_Image_2021-08-02_at_2.22.53_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3155174/original/002379100_1592381992-IMG_20200617_154821.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054148/original/059857700_1734393539-batik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311109/original/023886000_1785388184-55415308634_74a86c75cb_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4335216/original/039377700_1677147310-FOTO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1654015/original/074968000_1500528960-bayialkoholcov.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307089/original/032587500_1784955144-arsip-berita-north-hub-bidik-produksi-1000-mmscfd-gas-buka-lebih-dari-8000-lapangan-kerja-h0qdxm2.jpeg)