Liputan6.com, Medan - Sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan terhadap seorang oknum anggota kepolisian bersama dua wanita di dalam mobil mendadak geger dan viral di media sosial. Peristiwa menggelitik sekaligus mengejutkan warga tersebut diketahui terjadi di kawasan Perumahan Rusunawa, Jalan Taufan Gama Simatupang, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Rekaman amatir yang beredar luas memperlihatkan kerumunan warga mengerumuni kendaraan tersebut sambil mendesak para penumpang di dalamnya untuk segera keluar, diiringi narasi di media sosial yang menyebut ketiganya didapati dalam kondisi tanpa busana.
Sosok oknum polisi dalam video tersebut terkonfirmasi berinisial Bripda SAS, pemuda berusia 23 tahun yang menjabat sebagai Banit Sat Samapta Polres Tanjungbalai. Menanggapi viralnya video tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penanganan dan klarifikasi internal.
Advertisement
Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda M. Ruslan, membenarkan status keanggotaan Bripda SAS sekaligus memastikan bahwa yang bersangkutan langsung menjalani pemeriksaan maraton oleh Seksi Propam.
Ipda M. Ruslan menyampaikan penjelasan resmi terkait tindak lanjut yang diambil kepolisian usai kejadian penggerebekan tersebut.
"Benar, yang bersangkutan merupakan personel Sat Samapta Polres Tanjungbalai. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Sipropam," kata Muhammad Ruslan saat dikonfirmasi.
Dalam proses penanganan awal, Sipropam Polres Asahan berkoordinasi langsung dengan Sipropam Polres Tanjungbalai untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang terjadi.
Selain pemeriksaan intensif terkait tindakan asusila di wilayah hukum tetangga tersebut, petugas juga langsung melakukan tes urine terhadap Bripda SAS dengan parameter amphetamin, methamphetamin, hingga THC. Dari pengujian laboratorium tersebut, hasilnya dipastikan negatif dari penyalahgunaan zat terlarang atau narkoba.
Meskipun dalam penyelidikan awal tidak ditemukan unsur tindak pidana umum, tindakan Bripda SAS dinilai telah merusak citra Korps Bhayangkara. Berdasarkan gelar perkara yang dilakukan Sipropam Polres Tanjungbalai, petugas telah mengantongi dua alat bukti yang cukup untuk memproses dugaan pelanggaran kode etik profesi kepolisian.
Perbuatan Bripda SAS dinilai menabrak aturan Perpol Nomor 7 Tahun 2022, khususnya Pasal 5 angka (1) huruf b, Pasal 8 huruf c, dan Pasal 13 huruf f yang mengatur secara ketat Etika Kelembagaan dan Etika Kepribadian seorang anggota Polri.
"Tidak ditemukan unsur tindak pidana umum dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penanganan terhadap Bripda SAS tetap berlanjut melalui mekanisme penegakan kode etik profesi Polri. Sipropam Polres Tanjungbalai melakukan gelar perkara dan menemukan dua alat bukti terkait dugaan pelanggaran kode etik," ujar IPDA M. Ruslan, Senin (21/9/2026).
Guna mempercepat proses penegakan disiplin dan memastikan pemeriksaan berjalan objektif, institusi mengambil tindakan tegas dengan mengandangkan Bripda SAS. Pihak kepolisian resmi menerbitkan Surat Perintah Penempatan pada Tempat Khusus (Patsus) Nomor: Sprint/1126/IX/HUK.12.10/2026 yang berlaku sejak tanggal 18 September 2026. Lewat sanksi administratif dan penahanan penempatan khusus selama 30 hari ini, Bripda SAS kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan sidang kode etik profesi kepolisian yang akan datang.
"Dengan surat perintah tersebut, Bripda SAS kini menjalani patsus atau penempatan khusus sebagai bagian dari proses penegakan disiplin dan kode etik profesi kepolisian,"Â ucapnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769936/original/006475700_1710237097-bank_papua_hoaks.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353768/original/046511800_1789977796-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_14.07.43__1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354210/original/063523300_1790043026-IMG-20260922-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354138/original/054107900_1790032786-IMG-20260921-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/699933/original/_Dawn__Victims.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354134/original/075611600_1790029996-IMG_3760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354132/original/060911700_1790016444-1001688843.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354131/original/069665600_1790015394-046675900_1790015011-1001611906.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354128/original/038782000_1790013910-IMG-20260921-WA0012-1-768x346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354126/original/046500600_1790008578-1001112084.jpg)