Dua Mortir Perang Dunia Terkubur di Lahan Warga Jayapura

Penemuan senjata peledak bukan sekali terjadi di Jayapura.

Diterbitkan 04 Juni 2026, 20:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua mortir peninggalan Perang Dunia II ditemukan terkubur di lahan milik warga Doyo, Kabupaten Jayapura. Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan temuan mortir peninggalan PD II itu awalnya dilaporkan warga, Rabu (3/6/2026) malam, yang sedang menggarap lahan di Dister Parako 3 Pasgat, sekitar samping Lapangan Tembak Lanud Silas Papare, Kampung Doyo Baru Hinekombe, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

"Amunisi yang ditemukan jenis mortir merupakan peninggalan perang dunia kedua," kata Cahyo di Jayapura, Kamis (4/6/2026).

Dia melanjutkan, sesaat setelah dilaporkan warga tersebut, kepolisian kemudian melakukan langkah pengamanan awal dengan menutup akses sekitar lokasi serta mengimbau warga agar menjauhi area temuan guna menghindari potensi bahaya.

Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua dikerahkan untuk mengamankan mortir.

Sebelumnya, pada Selasa (2/6/2026), masyarakat menemukan bahan peledak UXO (Unexploded Ordnance) di Sungai Aryau, Kompleks BTN Dunlop, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Benda yang merupakan peninggalan PD II itu merupakan UXO jenis Incendiary MK.28 USN (Air Craft) yang diduga masih aktif dan memiliki potensi bahaya ledakan tinggi terhadap keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, objek tersebut tidak direkomendasikan untuk dipindahkan karena berisiko tinggi sehingga tim Jibom mengambil langkah dengan melakukan disposal di lokasi (on site disposal) sesuai prosedur standar operasional penanganan bahan peledak.

"Proses disposal dilaksanakan dalam dua tahap dan berjalan dengan aman serta terkendali, tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar," pungkas Cahyo.