Dua WN Irlandia Hilang Saat Menyelam di Sikka NTT

Tim SAR masih melakukan pencarian.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 21:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Empat penyelam terpisah dari rombongan saat melakukan diving di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/226).

Satu warga negara Austria ditemukan selamat, sedangkan dua WN Irlandia dan seorang warga Indonesia masih dalam pencarian.

Penyelam yang masih dicari yakni Dervla Mulligan (28) perempuan WN Irlandia; Darragh Mc Kiernan (27) laki-laki WN Irlandia; serta Frederik Horipun (39) laki-laki WNI yang merupakan dive guide.

Sementara Patricia Retter (42) WN Austria, ditemukan selamat oleh nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale, Maumere.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman mengatakan, peristiwa bermula pukul 10.00 Wita ketika enam orang, terdiri atas dua guide WNI dan empat WNA, melakukan penyelaman. Mereka kemudian dibagi menjadi dua tim.

Satu tim yang terdiri atas seorang guide WNI dan seorang WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan. Sementara empat orang dari tim lainnya belum kembali ke permukaan.

Kondisi arus di lokasi saat penyelaman dilaporkan cukup kencang. Pihak tour guide kemudian meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar perairan Pulau Panga Batang pada koordinat 8°29’5.75″S – 122°27’34.71″E, sekitar 16,6 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengerahkan tim SAR gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa menuju lokasi. Pada pukul 16.00 Wita, tim mulai melakukan penyisiran di permukaan laut di sekitar lokasi kejadian.

Sekitar pukul 16.30 Wita, tim SAR gabungan menerima informasi bahwa Patricia Retter ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale. Patricia kemudian dibawa menuju Nangahale untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Pada pukul 16.30 WITA, kami menerima informasi bahwa satu korban atas nama Patricia, warga negara Austria, telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale. Korban kemudian dibawa menuju Nangahale untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Fathur Rahman.

Dengan ditemukannya Patricia, tiga penyelam lainnya masih dalam pencarian hingga Minggu sore.

Pada pukul 17.45 Wita, tim SAR gabungan memperluas pencarian menggunakan skoci. Tim juga mengoperasikan drone thermal untuk membantu pemantauan di sekitar perairan dan menemukan tiga penyelam yang masih hilang.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia dalam operasi pencarian ini. Penyisiran dilakukan di sekitar LKK menggunakan skoci dan kami juga memanfaatkan drone thermal untuk membantu memperluas pemantauan. Kami berharap ketiga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Fathur.

Operasi SAR hari pertama melibatkan tim rescue kantor pencarian dan pertolongan Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka dan Lanal Maumere, dengan KN SAR Puntadewa sebagai sarana utama.