Liputan6.com, Jakarta - Suasana penangkapan kurir narkoba di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) diwarnai aksi dramatis. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RS tak berkutik saat diringkus polisi karena nekat memikul ganja kering siap edar menggunakan becak bermotor (betor).
Ironisnya, RS menjalankan aksi haramnya ini sembari membawa buah hatinya. Tangis sang anak pun pecah dan menjerit sejadi-jadinya saat melihat sang ibu diamankan oleh petugas kepolisian.
Selain RS, Satresnarkoba Polres Tapsel juga meringkus seorang pria berinisial HK, pengemudi betor yang bertugas mengantarkan barang haram tersebut.
Advertisement
Kasatresnarkoba Polres Tapsel, AKP Philip Antonio Purba, membenarkan adanya operasi penangkapan tersebut pada Jumat (29/5/2026). Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan valid dari masyarakat terkait adanya pengiriman ganja dalam jumlah besar.
"Dari tangan ibu rumah tangga ini, personel di lapangan berhasil mengamankan barang bukti ganja kering seberat 3 kilogram," ungkap AKP Philip.
Modus Operandi
Berdasarkan hasil interogasi awal, diketahui asal-usul dan modus operandi bisnis haram pelaku sebagai berikut. Asal barang, ganja kering tersebut dipasok dari daerah Mandailing Natal (Madina) dan rencananya akan dipasarkan di wilayah Tapanuli Selatan.
Pelaku menjual ganja tersebut dengan harga Rp 900 ribu per kilogram. Tersangka RS diketahui sudah dua kali melakoni bisnis gelap ini.
Dari hasil pemeriksaan mendalam oleh penyidik, kedua pelaku terbukti berbagi peran dalam melancarkan aksi penyelundupan narkotika ini.
"Ibu rumah tangga (RS) tersebut bertindak sebagai pemilik barang. Sementara pengemudi becak bermotor (HK) direkrut dan dibayar Rp 150 ribu untuk sekali pengantaran," jelas Kasat Narkoba.
Nasi sudah menjadi bubur. Tangisan histeris sang anak tidak dapat melepaskan RS dari jerat hukum. Saat ini, kedua pelaku telah resmi dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tapanuli Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kedua pelaku kami jerat dengan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup," pungkas AKP Philip Antonio Purba.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310444/original/096202200_1785317792-cek_fakta_-_pendamping_PKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310006/original/092233300_1785302392-Screenshot_2026-07-29_104717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7354434/original/096318600_1780135794-8fc09363-7913-4133-b60b-9db01804ae26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303457/original/087947500_1784633714-400658.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291166/original/052259400_1783506342-1f715218-7cbb-4ea2-a21f-0efbef4c614b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287758/original/090800000_1783251401-a9b242f1-2485-487d-8e02-19e9135cc66c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9265668/original/097211000_1783162728-gan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9029288/original/012252800_1783007014-WhatsApp-Image-2026-07-02-at-18.05.33_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8676892/original/053677200_1782721519-1001409637.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8603018/original/052251000_1782579260-1002413219.jpg)